Tuesday, August 9, 2016

BlackPink - Rookie Monster or Copy Monster


Sebetulnya gak ada faedah sama sekali sih bahas atau review BlackPink di blog ini tapi entah rasanya gatal aja gitu mengungkapkan isi hati. Seharusnya waktuku lebih berfaedah untuk digunakan mempelajari isu-isu nasional terkini dan mencari solusinya demi bangsa Indonesia lebih baik. Tapi ya gimana, Kpop memang selalu punya cara untuk mendistraksi dan menarik seseorang ke dalam dunia tanpa ujung, tanpa jalan keluar #tsaah.

Baru-baru ini dunia perKpopan dihebohkan oleh debut girlband baru YG entertainment, I consider their debut as the Most Anticipated Girl Group Debut in 2016. Ya secara gitu, YG. Udah terbukti sukses dengan 2NE1 kan? Jarak yang cukup jauh yakni 7 tahun setelah 2NE1 debut membuat orang-orang makin menaruh ekspektasi yang tinggi pada girlgrup baru asuhan Yang Hyun Suk. Tapi ternyata memang lebih baik jangan berharap terlalu tinggi pada manusia, apalagi Yang Hyun Suk. Cukuplah aku menyia-nyiakan harapanku pada SM (namun untungnya SM kini semakin baik dan berbenah dan itu melegakan). Terlepas dari kekecewaan menjadi SMstan selama kurang lebih 8 tahun, ternyata kok ya YG tahun ini benar-benar mengecewakan dengan membuat debut BlackPink TIDAK GREGET SAMA SEKALI.

Friday, August 5, 2016

Review Film: Suicide Squad [2016]


Sebetulnya males banget ngereview film arahan sutradara David Ayer yang digadang-gadang bakal merajai Box Office musim panas kali ini. Review yang jelek sejak screening memang benar terjadi. Bawaannya pengen ngumpat-ngumpat, ngejelek-jelekkin, sama ngritik habis-habisan bahkan ngebocorin spoiler habis-habisan juga. Tapi ya gimana, sebagai penikmat gak boleh dong mengkritik seenak udelnya begitu kan? Nanti kalau kena karma gimana?

Well, Suicide Squad ini ya sebetulnya trailernya bagus. Bahkan cenderung bikin orang ngiler buat nonton filmnya karena kemasannya menarik gitu kan. Nah begitu tiba, duduk manis, makan popcorn di bioskop kok filmnya malah ngehe?! For every single one of you who don't want to waste your 2 hours in your life, skip this movie, coret film ini dari daftar bucket list kamu. Karena sesungguhnya kamu nanti akan menyesal.

Sunday, July 24, 2016

Overly Obsessed into Something

Dunia internet Indonesia tengah dihebohkan oleh sesosok remaja putri yang dianggap "labil", "sampah masyarakat", "perusak moral bangsa", dan julukan negatif lainnya dengan avatar terkenal @awkarin. Well, memang gak semua orang bisa menjustifikasi Karin Novilda (awkarin) positif namun segala hal di dunia ini memang bagaikan dua sisi mata uang bukan? Negatif dan positif. Dan pada akhirnya postingan ini bukan tentang menyikapi atau lagi-lagi melempar justifikasi pada si Karin ini. Namun postingan turun lebih ke kontemplasi dan introspeksi diri penulis sendiri berkaca dari kejadian Karin Novilda ini.


Rasanya gak perlu panjang lebar ya, semua netizen atau lebih tepatnya sebagian besar netizen Indonesia sudah kepo dan bisa baca sendiri cerita Karin itu gimana. Namun yang penulis highligh dalam postingan ini adalah "OBSESI BERLEBIHAN" terhadap sesuatu, that's why the headline of this post is OVERLY OBSESSED INTO SOMETHING. Karena gak cuma Karin yang overly obsessed terhadap mantannya, Gaga Muhammad, namun penulis juga sering banget mengalami obsesi berlebih pada suatu hal seperti Karin.

Thursday, July 14, 2016

Polemik Berhijab


Tulisan ini turun bukan untuk menyalahkan siapapun atau menyesali keputusan yang telah penulis buat. Tulisan ini bertujuan untuk memberi pencerahan dan memandang sesuatu dari perspektif yang berbeda.

Setelah menganggur kurang lebih 4 bulan atau setengah tahun lebih tepat sejak tanggal menyelesaikan sidang skripsi, penulis masih menjadi seorang pengacara (pengangguran banyak acara). Jadi, sebetulnya penulis memiliki misi untuk melanjutkan sekolah karena keinginan penulis sendiri, apa daya usaha penulis mendapatkan beasiswa masih belum menemui titik terang. Meski demikian, penulis masih berusaha mencoba lagi dan lagi hingga mungkin nanti penulis menyerah dan lelah, entah kapan.

Tak hanya berfokus pada keinginan untuk melanjutkan studi, penulis juga mempunyai back up plan seperti melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja. Tak hanya satu dua interview, sudah terdapat beberapa panggilan, tes, dan interview yang penulis hadiri, Namun rejeki juga masih belum menghampiri. Menariknya dari sekian panggilan tersebut, terdapat dua perusahaan yang penulis tolak karena meminta penulis untuk melepaskan Jilbab.

Thursday, June 30, 2016

NCT U - Ketika Dedek Gemes Menyerang

WARNING!! Postingan ini mengandung 99% curhat dan 1% ketidakpentingan!!

Grup ini merupakan grup bentukan SM yang debut pada April 2016, NCT atau Neo Culture Technology. Bos besar SM, Lee Soo Man songsaengnim telah memperkenalkan konsep NCT yang memiliki unlimited member and forever development sejak Februari 2016 lalu lewat presentasi proker SM selama satu tahun ke depan. Dalam presentasi itu pula disebutkan visi SM untuk menjadi lebih interaktif dan mendobrak batasan geografi, demografi, dan budaya. That's why SM is really into art and EDM nowadays, berkaca dari single-single yang dirilis lewat project Station dan kerja sama SM yang semakin berkembang dengan produser, artis, atau agensi lain di tahun 2016 ini.

NCT sendiri nantinya akan dibagi ke dalam beberapa sub unit yang terbagi berdasarkan kondisi geografis, sub unit pertama yakni NCT U (beranggotakan Taeyong, Jaehyun, Taeil, Doyoung, Ten dan Mark) debut di Korea. Nantinya akan ada NCT S (yang mungkin debut di Cina atau Jepang, dengan member: Winwin dan Kun, yang juga sempat debut Cina bersama NCT U, serta prediksi Yuta, Johnny, dan Hansol). Konsep NCT ini sebenarnya bukan yang pertama di Asia namun bisa jadi yang pertama di Korea untuk konsep boy group. Secara sederhana, konsep NCT mirip dengan konsep AKB48. Keluarnya member dikenal sebagai graduate bukan lawsuit -berkaca dari kejadian lawsuit sejak 2010- dan member akan terus ditambahkan. Di Korea sebetulnya telah ada konsep serupa yakni After School dan Super Junior sebelum Kyuhyun masuk sebagai member. Meski demikian, konsep graduate sebelumnya tidak dibarengi dengan ekspansi grup ke negara-negara sebelah, seperti AKB48. NCT nantinya akan bertransformasi layaknya AKB48 versi Korea, lebih modern, lebih sedikit member, dan lebih interaktif.