Korean Fever : Hobi atau Gaya Hidup?

Selamat siang readers

Posting ini mengandung

I just wanna share something about what is the hottest topic in my Country, Indonesia
. Kita semua tahu bahwa di media massa baik cetak maupun elektronik hampir semua sedang dilanda demam akut, yakni demam KOREA. Sedikit-sedikit boyband, sedikit-sedikit girlband. Awalnya dari kemunculan boyband Sm*sh yang kini yah, anggap saja digandrungi oleh remaja. Kalau buat saya sendiri, saya tidak begitu suka juga tidak membenci mereka. That's normal, they just bring a new music trend influence in this country. Kembali lagi ke demam Korea, karena terbentuknya boyband itulah sekarang negara kita lagi demen-demennya sama Super Junior, SNSD, 2PM, and any other Korean artist out there.

Kalau saya sendiri sih sudah gandrung Korea dari tahun 2008 dan hanya sekedar suka menyanyi dan mengikuti tarian mereka. Berhubungan saya ini memang suka sekali dengan dunia seni, jadi it's easy for me to follow they move.

Masalahnya, sesuai dengan judul tulisan saya tadi "Demam Korea ini Hobi atau sudah menjadi Lifestyle?" Karena seolah-olah media yang telah saya sebutkan tadi mengagung-agungkan dampak masuknya budaya Korea ini di negeri ini. Misalnya : Semakin menjamurnya girlband dan boyband tanah air. Yang pembaca tahu sendiri kan kualitasnya itu seberapa? I don't wanna mock at them. But surely! They're minus. Suara pas-pasan, kadang koreografinya engga kompak, cuma jual tampang, dan duh yang bikin tuh gayanya yang minta ampun selangit.

In addition, sekarang banyak juga nih remaja-remaja yang ikut-ikutan suka and then ikut-ikutan gaya-gayaan makan makanannya juga. Semacam Bulgogi, Kimchi and etc. Oh Boy! Can you do some right behaviour in right place? Segila-gilanya saya sama Korea ya engga segitunya juga.

We just enjoy the music without forgetting our own music genre. We just enjoy the drama without applying all those acting in real life. We just enjoy the fashion without forced to dressed up like that.

Try to distinguish the differences between Hobby and lifestyle. We're Indonesian and act like Indonesian.

Saya gak bermaksud nyalahin sih ya. Saya hanya menghimbau, give advise, suggestion, agar kita tetap menjunjung budaya kita sendiri. Saya juga gak sok suci, I confess I do Like Korean Music, Fashion, and Drama. Tapi gak semua yang saya dapat saya terapin dalam hidup saya. Sekiranya nih fashionnya gak sesuai dengan kepribadian saya, atau gak sesuai dengan norma yang ada di lingkungan saya, saya gak memaksakan tuh fashion harus saya kenakan. Just be normal Because I'm still an Indonesian.

Oh ya, kalau belajar Bahasa sih menurut saya juga wajar-wajar aja. Toh, sama juga dengan kita belajar bahasa Jepang. Sama juga dengan bahasa Inggris. That's okay!
But, if we're trying to be a Korean, nope! I disagree. Just proud to be Indonesian and save our nation our culture *biar gak dicolong Malaysia lagi*

kadang-kadang saya merasa miris saja karena salah satu teman saya mengkritik habis-habisan Korean Influence . Padahal gak semua orang yang suka K-Pop adalah follower forever dan gak semua dari mereka juga gak berbangga jadi bangsa Indonesia.

Comments

  1. Iya gan, ane setuju… kalo buat jalan2 ke sana atau belajar bahasa korea masih okelah. soalnya saya ada rencana mau ke Korea kalo saya bisa dapet juara 1 di event My Korea Winter Story dari facebook Korean Tourism Organization (Indonesia), hehehe….
    Blogwalking gan… mampir dan follow ya blog saya di review-newgadget.blogspot.com thanks :D

    ReplyDelete
  2. kebanyakan remaja sekarang kan jadi ikut-ikutan gaya hidup tuh orang korea gan sekarang :g: :j:

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)