Tips Anti Galau Pasca-Putus

Siapa sih yang engga sakit hati kalau barusan putus? Kecuali kita memang telah flirting sama orang lain, kecuali kita engga cinta sama mantan pacar kita, kecuali kita sudah suka lagi sama orang lain. Well, emang putus tuh banyak gak enaknya daripada enaknya. Putus bisa membuat kita merasa bahwa dunia mau runtuh, padahal sebenarnya sih engga. Putus hanyalah salah satu bentuk kegagalan yang merupakan kesuksesan kita yang tertunda. Kita bisa gagal hari ini, tetapi di masa depan? TIDAK! dan yakinkan pada diri untuk TIDAK gagal lagi.

Dan siapapun yang pernah putus sama orang yang dicintai pasti merasa sakitnya kebangetan. Iya, itu benar dan penelitian medis masih belum ada yang menemukan obat sakit hati pasca putus yang paling ampuh. Bahkan, tips ini pun tak bisa mencegah atau menyembuhkan sakit hati itu dengan cepat. Namun, cukup membantu. Karena ketika kita putus dann kita merasa sangat sendiri, sangat sengsara, kita masih punya banyak teman, kita punya Tuhan yang selalu peduli, kita punya teman-teman yang mau mendukung kita, membantu kita melewati masa-masa sulit setelah putus. Padahal, belum tentu kita mengingat teman kita lagi jika kita sibuk dengan pacar kita. Nah! Karena basa-basinya terlalu panjang jadi kita langsung saja ke topik.



  1. Berdoa
  2. Yak! Hal pertama yang kita lakukan pastinya, menangis. Menangis dengan berguling-guling atau menangis biasa, atau menangis sesenggukan. Ingat, dalam tangisan selipkan doa. Kalau perlu segeralah menghadap Tuhan karena Tuhan selalu mendengarkan kita, saat senang maupun sedih. Tuhan selalu ada untuk kita.
    Aku pernah menangis sesenggukan setelah sholat. Aku berdoa padaNya dan berharap Dia ada di depanku saat itu dan Aku akan menceritakan semuanya. Aku merasa ketika aku benar-benar meluapkan kesedihanku dengan berdoa, Aku merasa Tuhan sedang menenangkan diriku. Aku tahu, Tuhan selalu ada untukku. Tuhan memberiku yang terbaik. Dan setelah melakukannya, rasa sakit hatiku sedikit mereda -Agista-
  3. Hindari Kontak Apapun Dengan Dia
  4. Handphone, Social Network, Messenger adalah musuh terbesar yang kita punya pada zaman seperti ini. Kalau saja kita kembali pada zaman dahulu, mungkin HP kita tak akan mengejek kita bahwa tak ada lagi telepon atau SMS dari dia. Setelah putus, biasanya gairah untuk menghubunginya membengkak 3 kali lipat dari biasanya. Kita selalu merasa bahwa kita harus membicarakan masalah kita putus, kita merasa bahwa masalah kita belum selesai, dan kita butuh untuk membuat hubungan kita utuh kembali. Ingat! Hubungan yang telah rusak tak dapat utuh kembali, seperti mainan, mainan yang sudah kau patahkan, meskipun kau coba untuk mengelemnya hingga terlihat baru, dia tetaplah mainan rusak, bukan mainan baru. Seperti itulah kita, hubungan kita tak akan kembali. Hubungan kita tetap rusak meski sekuat apapun kita memperbaikinya, kecuali jika kamu tak mengulangi kesalahan yang sama dan kamu benar-benar ingin menghabiskan waktu bersamanya selamanya, sepanjang hidupmu. Ayolah! Di dunia ini tak ada kisah cinta seindah Drama Korea atau Sebahagia Kisah Disney.

    Hidup itu realita! Dan hadapilah, kamu sudah putus dan dia tidak peduli padamu. Jadi, sungguh jangan pernah mencoba menghubunginya. Karena hal itu semakin membuatmu kacau, semakin membuatmu kehilangan harga dirimu, semakin membuatmu gila dan merusak akal sehatmu. Kalau perlu pinjamkan HPmu pada adikmu yang sedang membutuhkan alat komunikasi, atau matika dan simpan HPmu dalam box sampai kamu benar-benar sembuh, atau ketika kamu memang tak ada urusan dengan HP mu jual saja! Kamu tak perlu mengganti nomormu, Karena teman-temanmu tentu saja malas dengan orang yang suka berganti nomor Hand phone, cukup hapus saja nomornya untuk beberapa waktu.

  5. Alihkan Perhatian
  6. Kamu tak akan bisa melanjutkan hidupmu jika terus terpaku memikirkannya. Aku tahu kamu punya kenangan terindah dengannya, bahkan sangat berharga. Tapi, sekarang dia sudah tak lagi bersamamu. Dia sudah pergi, dia mungkin juga sudah berubah. Karena itu, kamu harus mencari kesibukan agar kamu bisa mengalihkan perhatian. Sekalipun, jika surfing di dunia maya adalah hobimu maka jangan PERNAH SEKALIPUN kamu membuka akun sosial medianya. Jangan Pernah! Hal itu hanya akan membuatmu sakit hati, sedih, marah, kecewa, dan menangis lagi. Karena dia pasti akan mengalihkan perhatiannya dengan berhubungan dengan cewek lain. Sakit hati bukan? Maka dari itu, non aktifkan akun Facebookmu atau twitter mu dan beralih lah pada hal lain.

    Atau, mungkin kamu bisa mengikuti organisasi, atau kamu mulai menyukai orang lain. Jangan anggap serius perasaanmu, hanya anggap saja rasa sukamu pada orang lain itu cukup mengalihkan rasa sakit yang kamu alami. Setidaknya jika kamu suka orang lain, hal itu benar-benar membantu.
    Ketika Aku baru saja putus dari pacarku, aku juga merasa galau sepertimu. Tetapi aku mencoba mengalihkan perhatianku dengan mengikuti organisasi. Dan itu berhasil, aku tak berlarut-larut merasakan rasa sakit hatiku -Arga-

  7. Habiskan Waktu Bersama Teman
  8. Telpon temanmu, hubungi mereka, ceritakan pada mereka dan ajak mereka bermain kemanapun kamu mau. Temanmu selalu ada untukmu, mereka tahu kamu membutuhkan mereka. Jadi, bersenang-senanglah dengan teman-temanmu. Tapi, ketika kamu sudah memiliki pacar lagi, jangan tinggalkan teman-temanmu lagi. Dan jangan terus-menerus menceritakan kenapa kamu putus dengan dia, jangan terus-menerus membicarakan mantanmu pada mereka, sesungguhnya jika kamu bersikap seperti itu temanmu lama-lama menjadi bosan dan menjauh dengan sendirinya.

  9. Ingat Dia Dalam Doa
  10. Caraku membuatku cepat melupakan rasa sakit hatiku adalah mengingatnya dalam doa. Aku mendoakan agar dia selalu diberi kebahagiaan meskipun tak bersamaku. Dan aku juga berdoa, jika memang ia ditakdirkan untukku, suatu saat kami akan dipertemukan dalam waktu yang tepat -Lyla-
    Yah, kita sudah membahas poin ini di atas, tetapi pada poin ini sebenarnya yang kau butuhkan adalah mendoakannya. Cukup membuatmu bergembira jika kamu mendoakannya, karena kamu bangga bahwa kamu benar-benar mencintainya dan tak membencinya dengan mendoakannya seperti itu. Cobalah dan Buktikan!

  11. Simpan Pemberiannya
  12. Ingat! Meski menyakitkan, menyimpan barang pemberiannya tak kan membuatmu menyesal. Kamu akan mengenangnya, meskipun dia sangat membuatmu sakit hati tetapi bagaimanapun dia pernah menghabiskan waktu bersamamu. Jika kamu mengembalikan atau membuang barang yang diberikan olehnya, kamu bukan hanya tak menghargai dan kamu akan menyesal seumur hidup. Jadi, cukup simpan sampai kamu benar-benar sembuh dari rasa sakit hatimu.
    Aku pernah mengembalikan boneka beruang besar yang diberikan pacarku pada saat ulang tahunku. Ketika kami putus, aku benar-benar ingin mengembalikannya dan aku mengambalikannya. Setelah berjalan beberapa waktu, aku sangat menyesal melakukan hal bodoh semacam itu -Zulfa-

  13. Jangan Pernah Membencinya
  14. Sebagai manusia biasa kita punya ego, dan ketika kita benar-benar merasa tersakiti akan muncul setitik rasa benci meskipun kita mencintainya sepenuh hati. Dan kita lama-lama akan membencinya jika kita membiarkan rasa benci itu tumbuh. Akhirnya, hubungan kita dengan mantan benar-benar tidak baik seperti sebelumnya. Kalau seperti ini, bukankah kita yang rugi. Ingat! Kita adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Jadi, lebih baik jangan membenci hanya saja batasi waktumu agar tak bertemu dan berhubungan dengannya sekalipun beberapa bulan setelah kalian putus sampai rasa sakit hatimu hilang. Memaafkan kesalahannya adalah hal yang sangat tepat yang bisa kamu lakukan.

Comments

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)