Review Film : The Avengers

 
Directed by Joss Whedon
Produced by Kevin Feige
Screenplay by Joss Whedon
Story by Zak Penn & Joss Whedon
Based on The Avengers by
Stan Lee
Jack Kirby

Casts :
Robert Downey, Jr. as Iron Man
Chris Evans as Captain America
Mark Ruffalo as Hulk
Chris Hemsworth as Thor
Scarlett Johansson as Natasha Romanoff
Jeremy Renner as Hawkeye



Music by Alan Silvestri
Cinematography Seamus McGarvey
Editing by Jeffrey Ford
Lisa Lassek
Studio Marvel Studios
Distributed by Walt Disney Pictures1


Awalnya, gue engga tahu ini film apaan, padahal gue juga udah baca di Koran kalau ini film superheronya Marvel Comics. Gue juga sempet lupa sama judulnya, padahal judulnya sempet jadi Trending Topic di twitter. Gue terkesan kolot banget ya? Haha~

Ah, hal itu engga penting lagi sekarang karena ternyata sekarang gue udah nonton filmnya, dan film ini pantes banget (gue engga heran) kalau sampai masuk Box Office Movies di Amrik sana. Ckckck, dari awal gue dibikin tercengang sama efeknya. Gila ya, orang Barat kalau bikin film sampai niat banget kayak begini, tapi emang gak salah sih orang pendapatan filmnya sendiri juga pastinya lebih gede daripada biaya produksinya –It’s already been calculated-

Nah, sekarang langsung aja nih ke review filmnya. I thought It was the extraordinary superhero movie minus Spiderman. I really wish, Spiderman, Superman, and XMen were all united in this movie. But not that thing the director wants. Jauh dari kesan superhero terkenal sebenarnya. Yang ada sih malah Captain America, Iron Man, Thor si Dewa Petir, Hulk, dan 2 pembunuh bayaran lainnya yaitu Ms. Black Widow and Legolas in The Future a.k.a Agen Barton yang awalnya sempat kena magic dan berkhianat. Coba deh dilihat yang familiar sama kita paling ya si Thor sama si Hulk (Buto Ijonya Amrik). Dan superhero macam Hulk yang terkenal pun engga begitu punya porsi yang besar dalam movie ini. Tokohnya lebih dititik beratkan pada Iron Man si jenius yang funky dan humorous abis. Jadi, begitu kalian lihat ketegangan film ini kalian engga perlu khawatir berpikir keras seperti melihat The Dark Knights karena si Iron Man ini mampu mencairkan suasana dan membuat kita tertawa terbahak-bahak.


Awalnya, Loki adiknya Thor si Dewa Petir ini diberi kekuatan untuk membebaskan kekuatan Terrescant apa Terrascant ya? –What the fucking difficult spelling- Nah, tujuannya dia ingin mendapatkan Terrescant tersebut di Bumi untuk diberikan pada bangsa Chitauri yang ingin menguasai alam semesta. Nah, si Loki ini aslinya cuma ingin balas dendam dan mendapat pengakuan bahwa dia adalah Raja sebenarnya, bukannya si Thor, jadi ini lebih ke dendam pribadi sih. Setelah berhasil mendapatkan Terrascant itu, Loki berniat membuka portal yang menghubungkan Bumi dan dunianya dia kemudian dia memanggil pasukan Chitauri untuk berperang.

Untuk itulah, Director Fury memanggil para Superhero ini yang notabene punya kekuatan luar biasa untuk berperang melawan musuh yang engga biasa juga. Usut punya usut, ternyata Director Fury yang sebelumnya sudah memanfaatkan energy Terrescant punya rencana membuat senjata pemusnah massal, yaitu nuklir untuk persiapan melawan bangsa alien. Hal ini sempat membuat para superhero bersitegang dan akhirnya mereka termakan egoisme diri sendiri dan menyebabkan seorang meninggal karena pertempuran pribadi mereka. Dari situlah mereka sadar bahwa bumi dalam bahaya, akhirnya mereka menanggalkan egoisme mereka dan mau bertempur melawan tentara Chitauri yang dipanggil Loki datang ke Bumi.

Awalnya sih, ceritanya bakal kelihatan mudah ditebak, tapi ternyata semakin diikuti ceritanya semakin engga tertebak dan kayaknya bakal ada sequel lanjutan dari film ini. Adegan actionnya itu lo, ditonton dalam 2D aja udah bagus, gimana kalau nontonnya 3D? Sumpah! beneran gak nyesel nonton film ini. Jadi buruan nonton ya!

Comments

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)