Mitos, Prediksi dan Rekor

Euro 2012 Winner
Perhelatan Pesta sepakbola terbesar Eropa sudah usai dalam hitungan 48 jam yang lalu, namun masih saja ada fakta yang menggelitik mengenai rekor penguasa sepak bola Eropa, bahkan dunia, Spanyol. Ya, Spanyol sukses mempertahankan gelar Euro dalam 2 kali perhelatan sekaligus mendapatkan gelar 3 kali berturut-turut jika Piala Dunia 2010 ikut serta dihitung. Tak pelak lagi, semua mata tertuju pada Spanyol penguasa turnamen bola Internasional dengan materi pemain yang memiliki skill mumpuni dan gaya bermain yang tak terpatahkan oleh tim manapun.

Sepak bola tak ubahnya menjadi komoditas baru dalam dunia industri keolahragaan. Sepak bola yang dulu hanya mainan anak kampung sekarang menjadi olahraga yang dipandang memiliki prestise yang tinggi. Hampir semua orang di dunia menyukai olahraga yang hanya bermodalkan kulit bundar dan ketahanan berada di lapangan selama 90 menit. Sepak bola cukup mudah untuk dimainkan oleh semua kalangan, tidak membutuhkan teori yang rumit, dan yang penting membutuhkan skill berkelompok yang baik. Hal inilah yang membantu Spanyol meraih gelar Internasional mereka untuk ketiga kalinya.

Selama Euro 2012, banyak cerita yang terjadi di lapangan hijau. Prediksi juara, Kejutan fase grup, Mitos mengenai keberhasilan sebuah tim, bahkan prediksi yang dilakukan oleh binatang. Euro 2012 memang topik yang paling menarik untuk dibahas dalam sebulan terakhir ini. Jika dibandingkan dengan benua Asia, Afrika ataupun Amerika memang gengsi paling tinggi di bidang sepakbola masih kukuh dipegang oleh negara-negara Eropa. Tak ubahnya, benua Eropa telah menjadi kiblat sepak bola seluruh dunia. Tim-tim tangguh berasal dari Eropa meskipun bakat alami sepak bola lahir di negara-negara Amerika Selatan. Liga terbaik juga masih dipegang oleh Liga yang berada di benua Eropa, maka dari itu menjadi saksi perhelatan even sepak bola sekelas Euro menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi pecinta bola.
UEFA Champions League 2004 Winner
Euro 2008 Champion
Sepak bola tak bisa lepas dari prediksi, mitos ataupun rekor. Tim yang digadang-gadang menjadi juara (baca: favorit juara) kadang juga bisa kandas oleh tim kuda hitam. Mitos juga turut mewarnai prediksi siapakah yang menjadi juara tahun ini? Tahun ini contohnya, banyak yang tidak mengunggulkan Italia masuk ke final  atau bahkan menjadi kampiun Euro 2012, nyatanya Italia berhasil menekuk Jerman di babak semifinal padahal Jerman sendiri adalah tim dengan predikat favorit juara. Jerman berhasil menggilas bersih lawannya di babak penyisihan grup dengan poin absolut, Jerman berhasil menumpas Yunani dan melenggang ke semifinal namun akhirnya langkah Jerman terhenti karena perlawanan sengit dari Italia.

Karena hasil yang memuaskan ketika melawan Jerman itulah, Italia diunggulkan di babak final. Seperti mitos pada tahun tahun sebelumnya kalau mungkin tahun 2012 ini adalah musim tim biru. Mari kita runut ke belakang, pada Euro 2004 Juara Liga Champions Eropa jatuh ke tangan FC PORTO yang mengenakan Jersey berwarna biru, sama halnya kampiun Euro 2004 yakni Yunani yang juga menggunakan jersey berwarna serupa. Euro 2008 juga berlaku hal yang sama, Piala liga Champions Eropa jatuh ke markas Manchester United yang kita tahu Jerseynya berwarna merah, dan ingatkah Anda kalau pemenang Euro 2008 adalah Spanyol yang juga menggunakan Jersey berwarna merah?

Euro 2008 Champion
UEFA Champions League 2008 Winner

Disinilah mitos bermain, semua memiliki prediksi, anggapan, sugesti, kepercayaan pada mitos bahwa musim 2012 adalah musim bagi tim dengan jersey berwarna biru. Seperti Manchester City yang memenangi Liga Inggris. Namun, pada faktanya kita salah. Justru rekor yang membalikkan semua prediksi dan mitos. Spanyol mengantongi rekor menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar internasional 3 kali berturut-turut. Spanyol mengantongi gelar sebagai tim yang tak terkalahkan dan yang paling penting Spanyol membuktikan tak ada yang bisa menandingi gaya bermain tiki-taka.

Comments