Kembalikan Kejayaan Indonesia

Pemimpin Orde Baru
Ingat masa Orde Baru? Sebagian besar masyarakat Indonesia mengingat Orde Baru sebagai masa kediktatoran, masa ketika demokrasi menyimpang, masa penuh kekejaman terhadap peculikan aktivis HAM, masa korupsi bawah tangan beserta segepok kebobrokan yang kata mereka ditutupi. Tetapi yang Saya ingat dari masa Orde Baru ialah kesejahteraan rakyat Indonesia, Negara yang aman tenteram dan terayomi pemerintah, Indonesia berhasil menjadi Macan Asia, Indonesia berhasil melakukan swasembada beras, dan Pembangunan Lima Tahun yang menopang kebutuhan rakyat akan fasilitas umum, sekolah murah, sembako murah, dan pendidikan moral anak bangsa sangatlah diperhatikan. Saya melihat Orde Baru adalah masa kejayaan Indonesia bukan masa kebobrokannya.


Pak Soeharto, presiden kedua Republik Indonesia yang berhasil menjabat sebagai Presiden karena mandat langsung dari Ir. Soekarno, proklamator Indonesia pada tanggal 11 Maret 1965 (Supersemar). Pak Harto, presiden yang pengangkatannya secara langsung sempat diragukan beberapa pengamat politik. Mereka bilang kalau Pak Harto yang memaksa Pak Karno mengangkatnya menjadi Presiden RI karena jasanya membasmi bahaya laten PKI pada saat itu. Para pengamat itu bilang kalau Pak Harto sendiri yang mendalangi Gerakan 30 September 1965 kala itu. Mereka bilang dengan jasanya menyelamatkan negara dari pemberontakan PKI maka dia akan bisa berkuasa di negara ini. Sekarang, mana buktinya? Dapatkah kalian membuktikan bahwa PKI adalah rekaan Pak Harto? Kita tanyakan pada saksi hidup anak dari Jenderal yang turut menjadi korban pembantaian PKI, apakah benar ayahnya dibunuh PKI karena telah diperintah Pak Harto? Tunjukkan ke Saya!

Mandat 11 Maret

Pak Harto, dibilang sebagai pemimpin diktator yang keras dan mengecam kebebasan pers serta hak rakyat untuk mengemukakan pendapat. Saya mendukung hal ini, Kenapa? Satu, rakyat kita masih terlalu dini untuk diberikan kebebasan berkoar-koar seenak udelnya. Dipikir memerintah negara itu gampang apa? Kebanyakan kritikus hanya bisa berbicara tapi tak bisa melakukan apa yang mereka mau itu secara nyata. Ayo coba tunjukkan pada Saya bagaimana keadaan Indonesia setelah Reformasi, lebih maju kah? lebih kaya kah? bisa swasembada beras kah? Rakyat Indonesia masih terlalu muda untuk diberi tanggung jawab 'KEBEBASAN'. Kita memang merdeka, tetapi bukan berarti kita bebas yang tak bertanggung jawab, coba lihat sekarang Koruptor tak hanya bersembunyi di bawah meja namun Ia menunjukkan belangnya serta melahap mejanya sekaligus. Bisa bayangkan kebobrokan negara kita kan? Dampak demokrasi dini kan? 

Kedua, Kebebasan di negara ini masih disalah artikan dan itu sering sekali. Coba kita lihat, pada era Orde Baru adakah pemberontakan yang mencuat ke permukaan? Berita itu memang sengaja ditutupi untuk memberi rasa aman kepada rakyat, cukup menjadi urusan pemerintah dan negara sehingga rakyat hanya perlu bekerja dan mencukupi kebutuhan mereka. Adakah pemberontakan zaman Orde Baru berani menentang pemerintah? Tidak! Pemerintah disegani kala itu, tak ada seorang pun, sekelompok pun yang berani macam-macam kalau tidak mereka akan mati. Tujuannya apa sih? Bukan untuk menakuti rakyat. Kalau kita cukup cerdas, tujuan pemerintah melakukan tindakan keras tersebut adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari gerakan separatis. Pemerintah berusaha memelihara kesatuan RI. Namun, hal ini juga dianggap salah.

Terakhir, Keluarga Pak Harto, Keluarga Cendana dibilang korupsi, kolusi, nepotisme. Tidak hanya Pak Harto, zaman sekarang pun masih banyak manusia KKN di negara ini. Mau menyalahkan Pak Harto? Kalau kalian bisa mengkritik Pak Harto karena KKN, lalu mengapa kalian sendri KKN? Kalian tidak malu menghina orang yang sebenarnya sama persis dengan kalian? Buktikan kalau Pak Harto korupsi, berapa Milyar kah jumlahnya? Aset yang manakah? Notabene anak-anak Pak Harto memang pengusaha. Ada yang bilang juga proyek negara dikerjakan oleh perusahaan anak Pak Harto, ada yang bertanya apakah itu bukan bentuk nepotisme? Sekarang buktikan pada Saya, adakah proyek yang dikerjakan anak-anak Pak Harto runtuh? Coba tunjukkan jembatan yang mana, jalan layang mana. Sedangkan, jika dikerjakan oleh perusahaan sekarang, belum sepuluh tahun jembatan sudah ambruk. Jadi, sebegitu parahkah masa pemerintahan Pak Harto?

Tidak! Saya justru lebih suka masa pemerintahan beliau dan Indonesia yang sedang sakit saat ini butuh pemimpin seperti beliau, pemimpin yang disegani, bukan pemimpin yang diinjak-injak rakyat. Anda tidak setuju dengan Saya? Silahkan! Seperti kata John Lennon, "You may say I'm a dreamer, but I'm not the only One. I hope someday you'll join us, and the world will be as one"

Comments

  1. setuuju.kta perlu pemimpin yg d segani,yg memikirkan rakyat bukan partai.

    ReplyDelete
  2. Gue suka sekali,, gue adalah salah satu anak yang pernah meraskan orde baru, dan sangat aman,, sunggun beda dari yang sekarang...

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)