Review Film : Rumah Dara [2010]

Poster Film : Rumah Dara
The first word I could say about this movie is "Terrifying!". Untuk ukuran film lokal Indonesia, Rumah Dara patut diacungi jempol. Sepanjang film kita engga dibiarkan nyantai, adanya tegang terus. Dan ini film slasher Indonesia pertama yang pernah ane tonton. Ane sempet takjub juga ternyata produser lokal bisa bikin film beginian. Karena you know lah, Indonesia paling pinter kalau bikin film horror terutama horror komedi (plus pornografi) yang muncul di pasaran akhir-akhir ini. Dan tentu saja, film ini bisa mengubah sedikit pandangan ane mengenai dunia perfilman dalam negeri.


Berawal dari Kisah Ladya (Julie Estelle) yang bekerja di sebuah kafe di Bandung, disambangi abangnya Aji (Ario Bayu) yang esok hari akan berangkat bekerja ke luar negeri. Karena suatu sebab, mereka akhirnya ingin segera pulang ke Jakarta. Saat mereka baru beberapa meter berangkat ke Jakarta, tak dinyana Jimmy (Daniel Mananta) menabrak seorang gadis misterius yang tiba-tiba muncul di tengah jalan *adegannya klise banget, khas horror Indonesia* Maya (Imelda Therine). Awalnya si Jimmy, Ladya, Aji, Alam (VJ Mike) tidak menyetujui keputusan Eko (Dendy Subangil) untuk memberi tumpangan kepada Maya tetapi Eko didukung oleh Astrid (Sigi Wimala), istri Aji, dan Astrid berhasil membujuk mereka untuk memberi tumpangan kepada Maya.

Dan akhirnya mereka pun sampai di rumah jagal Dara (Shareeva Danish) yang beranggotakan Maya, Adam (Arifin Putra) dan Armand (Ruli Lubis). Ladya sebenarnya sudah merasakan banyak keanehan dan keganjilan sejak mereka memberi tumpangan pada Maya dan tentu saja kegelisahan Ladya memang benar adanya. Satu persatu dari mereka dibunuh oleh Dara beserta ketiga anaknya sebagai tumbal, makanan mereka sendiri untuk menjadi awet muda dan sebagian dijual. Awalnya Dara mengajak mereka makan malam dan seolah menghambat perjalanan keenam orang ini menuju ke Jakarta. Tujuan utama Dara ialah mendapatkan bayi Astrid sebagai obat utama awet muda dan ritualnya. Usaha Dara sukses, Ia berhasil membuat Astrid melahirkan bayinya secara prematur. Di sisi lain, pembunuhan beruntun mulai terjadi. Bermula dari Alam, kemudian Astrid terbunuh ketika berusaha merebut kembali bayinya yang diambil oleh Dara dan Jimmy yang dibunuh Adam di hutan ketika mencoba melarikan diri. Hingga pada pertengahan cerita, muncul korps sheriff lokal yang curiga akan aktivitas yang ada di rumah Dara tersebut. Pada akhirnya korps penegak hukum tersebut juga mati dengan cara yang sadis. Akhirnya, Julie Estelle yang berjuang hingga berdarah-darah berhasil keluar dengan selamat beserta bayi Astrid dari rumah jagal itu.


Menurut ane, dari segi cerita sebenarnya film ini standar saja. Memang sejak awal adrenalin kita dipacu tetapi di pertengahan cerita ketika Aming muncul degup jantung kita sedikit berkurang. Jalan cerita film ini mengingatkan ane sama film The Cabin In The Woods. Film ini berbau paganisme, illuminati, freemasonry dari bukti yang ditemukan oleh anggota polisi yang menemukan rekaman film "Pengajaran Pembunuhan oleh Dara pada Ketiga Anaknya". Yang membuat film ini bernilai plus adalah keberanian sutradara The Mo Brothers yang mengangkat tema psikopat (slasher) yang jarang sekali diangkat oleh sutradara lokal. Nilai plus selanjutnya adalah make up yang waw untuk ukuran Indonesia. Selain itu pemilihan pemain juga tidak sia-sia karena mereka berakting dengan apik dan dalam porsi yang pas. Sayangnya, ada beberapa hal yang membuat film ini tidak masuk akal, mau tahu bagian yang mana? Lebih baik tonton saja. Oh ya, satu lagi film ini membuat ane berpikir ini bukan film buatan dalam negeri dan mengingatkan ane sama film The Texas Chainsaw Massacre.

Score 8/10
recommended to be watched as long as you are not afraid of blood

Comments

  1. Nah sebenernya flm ini tuh si Dara tuh kaya punya kekuatan dari kalungnya itu ya? Atau gimana sih? Ampe sekarang nonton 4x masih belum ngerti. Tapi pas baru baca review nya tentnag ilumminati dan freemason trus pas di film ada gambar segitiga uda mulai ngerti sih. Tapi pengertian panjangnya kenapa si Dara sama Adam susah bagnet amti kaya punya kekuatan lain tuh apa ya? Thx :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, karena setelah kalungnya direbut sama Julie Estelle Dara bisa dengan mudah dikalahkan (meskipun tidak benar-benar mati).
      Keduanya memang susah mati karena mereka sekeluarga kan kanibalis dan penganut ilmu sesat. Sehingga asumsi yang terbentuk adalah mereka mendapat kekuatan gaib untuk memiliki umur panjang dan gak mati-mati

      Delete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)