Review Film : TED

Singing Thunder Song
TED! Siapa sih yang engga mau punya boneka beruang imut-imut yang bisa berbicara? Tentu saja mau dong ya, meskipun bagi sebagian orang terlihat menyeramkan kalau memiliki boneka yang bisa berbicara (hidup). Ide cerita sederhana yang dituangkan Seth MacFarlane dalam film ini memang cocok dinikmati di musim liburan. Persahabatan, bagaimanapun bentuknya tetap menjadi topik yang menarik untuk dihadirkan dalam sebuah skenario film plus bumbu komedi dewasa ala Amerika.


Alkisah, John Bennet (Mark Wahlberg) hanyalah pemuda biasa saja yang tidak punya teman, dia termasuk tipe anak tidak populer dan penyendiri sampai suatu ketika keajaiban Natal datang kepadanya. Orang tuanya memberinya hadiah Boneka Beruang besar yang bisa berbicara jika ditekan, John langsung saja menyukai boneka itu dan menjadikannya sahabatnya satu-satunya, dan siapakah boneka lucu itu? Dialah Ted (Seth MacFarlane) sahabat petir John selamanya.


Suatu malam, John mengatakan sebuah pengharapan kalau-kalau boneka yang amat disayanginya itu benar-benar bisa bicara dan bisa menjadi sahabatnya selamanya, dan kau tahu? Keinginan John terkabul, jadilah Ted bisa berbicara dan mendadak terkenal dan menjadi bintang se-Amerika. Manisnya, meski terkenal Ted tidak meninggalkan John sendiri, tidak pernah.


Singkat cerita, waktu terus bergulir dan John akhirnya menemui pasangan hidupnya, cinta sejatinya Lori (Mila Kunis). Meski tampak baik-baik saja di antara John, Lori dan Ted ternyata Lori memiliki rasa cemburu dan egoisme sendiri terhadap persahabatan John dan Ted yang dianggapnya tidak dewasa. Dari situlah bertubi-tubi masalah muncul. Dari putusnya hubungan John dan Lori hingga penculikan Ted oleh seorang maniak yang sangat mengidolakan Ted sejak Ted muncul di acara televisi.

Kalau menurut ane sih, ceritanya gampang banget ditebak, klise dan kita akan tahu akhirnya bakal seperti apa. Tapi, tetap saja yang namanya boneka selucu itu bisa menjadi sangat tidak lucu dan kurang ajar bisa menjadi nilai plus tersendiri di film ini. Ada sebuah adegan yang membuat ane tuh mewek, ya tahulah akhirnya kayak gimana kalau ada yang maniak ngejar-ngejar boneka selucu Ted. Sayangnya sih, film yang memang dikhususkan buat dewasa ini mempertontonkan dengan telanjang bagaimana bobroknya nightlife dan lifestyle orang Amrik. No Big Deal sih selama kita sebagai penonton engga terpengaruh, tapi ya aneh aja gitu liat boneka selucu itu bisa party sampe mampus kayak gitu. Diajarin apa aja dia sama si John? hehehe. Jadi, sebenernya ini film yang ringan dan alurnya gampang ketebak. At least, This is amusing!

Score 7.5/10
I recommend you to watch even it has no high score from me :D

Comments