Review Film : Breaking Dawn Part 2

Bagi yang udah baca novelnya, pasti engga berekspektasi tinggi ke seri terakhir franchise Twilight Saga ini. Ya, ending di novel memang dihadirkan anti-klimaks dan bikin ngantuk. Seolah bikin orang nyesel udah baca buku terakhir kisah cinta manusia dan vampir itu. Tapi, lebih baik singkirkan jauh-jauh bayangan dan imajinasi selama Anda membaca novel karena dalam film ending dikemas lebih epik dan membayar hutang rasa kecewa setelah menonton Breaking Dawn yang sebelumnya.

Awalnya sebenarnya agak engga logis, mungkin diloncati atau mungkin juga sutradara lupa terakhir membuat scene dimana, sedang apa dan bersama siapa saja, No Big Deal! Karena udah itu sih menurut ane cacatnya di awal. Berjalan ke depan, film ini bisa dinikmati kok. Bukan karena adegan syurnya tetapi karena emang kronologinya sesuai dengan novel dan bisa dibilang beberapa hal mirip sama imajinasi ane pribadi. Jujur sih, dalam sequel Twilight terakhir ini adegan romantis lebih disusutkan dan lebih mengedepankan konflik yang terjadi. Dan surprisenya bisa kita temuin di ending yang engga biasa, beda, gila, apa ya? Sampe di bioskop tuh kayak stadion gitu lo, penontonnya pada teriak-teriak, kasih standing applause, ya secara kasat mata bisa dibilang ending film ini AMAZING! Well Done deh buat semua kru, sutradara, penulis skenario, pemain dan produser film ini karena film ini sukses mainin emosi serta pikiran orang di ending.


Ane takjub sih, tapi biasa aja engga lebay. Maksud ane kok bisa sih film ini endingnya begini, sampe ane mbatin "Kurang ajar banget endingnya, hahahaha". Well, ini sekuel Twilight yang paling bagus, bahkan lebih bagus daripada Twilight dan Eclipse. Oh ya, minusnya nih grafis di film ini bisa ane bilang kurang logis atau kurang halus ya? Kurang halus aja deh. Keknya si sutradara tuh males banget nyari cast buat si Renesmee baik waktu bayi, kecil, remaja. Jadinya wajah seorang pemeran itu dibuat di segala umur gitu lo, jelek lah menurut ane dan lumayan ganggu sebenernya. But, overall bagi twihard hard core apapun grafisnya apapun endingnya film ini ya bagus-bagus aja. Dan menurut ane,film ini menghibur.


Ane seneng akhirnya film ini bisa menghadirkan klimaks yang kena banget sayangnya ane engga sreg sama plot yang disuguhin Stephenie Mayer tentang The Girl Who Did Nothing and The Sparkling Vampire. Selama ane nonton franchise Twilight ane engga dapet amanat yang ngena gitu di pikiran ane. So, yah film ini fungsinya cuma menghibur.

Nih Foto antrian waktu Twilight : Breaking Dawn II dirilis di Malang

Score 7.8/10
recommended to be watched, as soon as possible

Comments

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)