Review Film : Frankenweenie

Tim Burton menghadirkan lagi sebuah karya animasi stop motion di bawah naungan Disney, Frankenweenie. Dari judulnya saja sudah kelihatan kalau animasi hitam putih ini akan menceritakan kebangkitan a la Frankenstein. Tentu saja animasi ini bukan animasi horror seperti ParaNorman tetapi lebih ke persahabatan. Yuk, mari dicek sama-sama feedback ane ke animasi ini.

Berkisah tentang seorang nerd bernama Victor yang memiliki ikatan kuat dengan anjingnya Sparky. Suatu hari Victor diramal akan mengalami kejadian buruk oleh teman sekelasnya, naasnya kejadian malang malah menimpa anjingnya. Victor kehilangan Sparky. Sempat terpukul hingga beberapa hari akhirnya Mr. Ryzkuzky, guru Fisikanya memberinya sebuah ide yakni percobaan membangkitkan kembali yang telah mati. Alhasil, Victor nekat melakukan percobaan membangkitkan Sparky kembali dari kematian dengan cara seperti dalam cerita Frankenstein.


Cerita film ini lebih ke arah menyentuh daripada sains. Ikatan batin Victor dan Sparky membuat penonton terbawa dan seolah merasakan bagaimana rasanya kehilangan peliharaan kesayangan. Selain itu, Tim Burton juga menghadirkan problem lain yang tentu saja membuat film ini lebih gereget dan tidak berakhir sia-sia. Malahan, ane sempet dibikin mewek berkali-kali waktu menonton film ini.

Menilik desainnya yang hitam putih awalnya ane rada engga sreg, ternyata setelah diteruskan pemilihan aksen black and white ini menambah kesan horror dan serius pada film ini. Jadi meskipun film ini miskin warna, film ini tidak miskin cerita dan amanah kok.

"Quote : When someone you lose someone you loved, they never really leave you. They just move in special place in your heart.
Quote : Science is not about good or bad, but it could be both if you do for purpose."
Overall score dari ane 7.6/10
recommended to be watch kok :D

Comments