Review Film : Habibie dan Ainun

Baharuddin Jusuf Habibie, mantan Presiden ke-2 Republik Indonesia ternyata juga memiliki kisah romansa yang indah bersama istrinya, Hasri Ainun Habibie. Pak Habibie, dibalik kejeniusannya ternyata juga seorang suami yang penyayang dan mau berkorban apapun demi istrinya. Dalam film besutan Faozan Rizal ini, tokoh Habibie diperankan secara apik oleh aktor kawakan domestik, Reza Rahadian. Disini, Reza Rahadian benar-benar menjiwai karakter seorang jenius, Bapak Baharuddin Jusuf Habibie.


Kisah hidup Pak Habibie direkam secara apik dalam film ini. Dimulai ketika beliau masih belia dan bertemu Ibu Ainun untuk pertama kali hingga masa-masa kejeniusannya diakui di negara Miroslav Klose, Jerman. Kejeniusan Pak Habibie dan kegilaannya pada Pesawat Terbang menjadikan Pak Habibie menjelma menjadi pribadi yang unik sehingga sejak pertama kali Pak Habibie bertemu Bu Ainun di rumah Bu Ainun di Bandung, Bu Ainun sudah jatuh hati pada beliau. Begitu lancarnya jalan kehidupan mereka rasanya tidak ada yang perlu dipermasalahkan lagi bagi keduanya. Keduanya bisa mengatasi pahitnya kehidupan dan berhasil mengarungi bahtera rumah tangga yang kerap diguncang oleh cobaan politik semenjak Pak Habibie kembali ke Indonesia. Dan eksekusi finalnya adalah ketika Bu Ainun divonis menderita kanker ovarium stadium tiga.


Mengharukan, memang. Dan sejujurnya film ini mengusung banyak inspirasi dan pelajaran yang bisa kita teladani dari sosok Pak Habibie. Selain itu, kita akhirnya juga lebih mengerti bagaimana keadaan Pak Habibie ketika beliau memerintah hanya seumur jagung di negara kita ini. Semua ini membuat kita trenyuh dan pada akhirnya kita keluar bioskop terisi penuh oleh amanah. Tidak hanya romansa.

Faozan Rizal, sutradara yang namanya baru dikenal ini sukses menghadirkan drama keluarga biografi Pak Habibie dengan apik dan sepatutnya diberi pujian.Begitu pula dengan pemeran utama Reza Rahadian yang mampu memerankan Pak Habibie secara apik dan Bunga Citra Lestari yang memang cocok untuk menjadi Ibu Ainun meski bagian dialog Bunga sedikit sekali.

Score 8.2/10
recommended to be watched! :')

Comments

  1. wah belum nonton ini, banyak yang rekomen... pengen nonton!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. segera nonton! Kita bisa ambil teladan dari sosok Pak Habibie :)

      Delete
    2. nunggu DVDnya saja deh, sungkan kalau film bergenre romance ditonton sendirian

      Delete
    3. hoalah, silahkan deh. tapi sayang kalau dilewatkan :D

      Delete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)