Review Film : Hotel Transylvania [2012]

Tahun 2012 seakan menjadi tahunnya vampir. Sebut saja dari film rekaan Tim Burton, Dark Shadows kemudian menyusul Vampir bernama Presiden AS, Abraham Lincoln Vampire Hunter lalu pada bulan November lalu muncul seri pamungkas vampir idola remaja masa kini, Twilight : Breaking Dawn. Di akhir 2012 kita dipertemukan lagi dengan vampir dalam kemasan animasi. Selain Wreck it Ralph yang dinanti-nanti penggemar film animasi, rasanya Hotel Transylvania ini menjadi animasi penutup tahun yang manis.


Berkisah mengenai ayah Vampir, Dracula (Adam Sandler) yang sangat protektif terhadap putrinya, Mavis (Selena Gomez) karena  meninggalnya sang istri, Martha. Untuk melindungi putri semata wayangnya itu, Drac membangun sebuah kastil yang difungsikan sebagai hotel para monster dan tersembunyi dari kehidupan ras manusia. Drac menganggap manusia adalah monster yang sesungguhnya dan menyebarkan isu itu kepada monster lainnya hingga akhirnya Ia mengubah opini terhadap manusia setelah bertemu dengan pemuda konyol yang tanpa sengaja masuk kastilnya, Jonathan (Andy Samberg).

Hotel Transylvania menyindir kita sebagai manusia bahwa kita seringkali melakukan diskriminasi dan bersikap monster terhadap jenis yang berbeda. Film ini juga mengingatkan bahwa seketat apapun perlindungan yang diberikan orang tua terhadap anak, seharusnya orang tua tetap memberikan anak ruang untuk mengetahui apa yang belum diketahuinya.

Dari segi cerita, Hotel Transylvania sempat menyindir film vampir yang dianggap mempermalukan citra vampir. Hotel Transylvania menyenangkan untuk diikuti dan tidak membuat penonton bosan. Pun dengan pembagian peran dan penyampaian emosi, bisa dibilang animasi karya Sony Pictures ini seru untuk dilihat dan menghibur. Dengan desain karakter yang bagus dan tata suara yang pas pula Hotel Transylvania siap menemani Anda di liburan awal tahun ini.

Score 7.3/10
recommended to be watched!

Comments