Review Film : Pitch Perfect [2012]

Anna Kendrick kembali lagi tampil di film layar lebar. Siapa yang masih belum mengenal Anna Kendrick? Itu tuh teman Bella di Twilight dan juga pacar JGL di 50/50. Kalau masih belum tahu Anna Kendrick, silahkan Googling sendiri ya. Well, kali ini ane engga membahas Anna Kendrick tetapi membahas filmnya yang rilis September 2012 kemarin. Film sejenis Glee dan High School Musical ini berjudul PITCH PERFECT. Sounds this movie brings a perfection perspective to you? Let's go on to the next page buddy!

Film dibuka dengan penampilan Treblemakers dari Universitas Barden dalam kejuaraan acapela nasional Amerika (ICCA). Fokus sudah ditunjukan pada rivalitas grup acapela dari Universitas yang sama, Barden, yakni Treblemakers dan Bella. Sayangnya, juara tahun itu direngkuh oleh grup pria Treblemakers. Menyambut tahun ajaran baru, Beca (Anna Kendrick) masuk ke Universitas Barden tempat ayahnya mengajar. FYI, Beca adalah tipikal anak pendiam dan tak punya teman serta sibuk dengan dunianya sendiri. Beca bermimpi menjadi DJ yang mengantarkannya bertemu dengan Jesse (Skylar Astin). Tak berhenti dari situ, rupanya salah satu anggota Bella, Chloe (Brittany Snow), tertarik pada Beca yang teramat cuek. Dari sinilah dimulai persaingan ketat antara Bella dan Treblemakers lagi menuju final ICCA tahun ini.


Secara konsep, film ini bisa dibilang serupa Step Up maupun Glee, berbasis seni dengan cerita ringan dan alur yang mudah ditebak. Bagusnya, pembawaan Anna Kendrick sebagai pemeran utama mengantarkannya menjadi karakter stunning yang mencuri perhatian penonton. Berbeda dengan film-film yang pernah dilakoninya sebelum ini. Selain itu, ramuan medley lagu yang dinyanyikan dalam kompetisi juga membuat bulu kuduk merinding, keren! Ditambah lagi cast yang (rasanya) benar-benar expert di bidang menyanyi. Konflik yang dihadirkan memang biasa dan predictable tapi dikemas secara apik, sayangnya eksekusi klimaks bisa dibilang masih kurang greget. Satu lagi kekurangan film ini adalah kegagalan konsep acapela di bagian akhir karena pada showcase kita masih dapat mendengarkan musik asli bukan musik dari mulut.

Well, film ini lumayan dan cukup enak kok untuk dinikmati sebagai teman akhir pekan.

Plot★ ★ ☆ ☆ ☆
Akting★ ★ ★ ☆ ☆
Musik★ ★ ★ ★ ☆
Grafis★ ★ ★ ☆ ☆
Overall★ ★ ★ ☆ ☆   

Comments

  1. review filmnya bagus :) yang mau baca review film terbaru, bisa langsung ke http://www.gostrim.com selamat membaca :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)