Review Film : RoboCop [2014]

Film yang diangkat dari kartun animasi dan pernah dibuat pada tahun 1987 ini diremake kembali oleh Hollywood di bawah arahan sutradara Jose Padilha. RoboCop adalah polisi robot rekaan OmniCorp yang diperankan oleh Alex Murphy (Joel Kinnaman). Mengambil setting Kota Detroit Amerika Serikat, seorang polisi bersih Alex Murphy bersikeras untuk mengungkap kasus penggelapan senjata api oleh Antoine Vallon (Patrick Garrow).


Basis cerita Robocop menurut ane terkesan kurang terfokus karena sebenarnya ada percabangan tokoh antagonis. Percabangan tokoh ini memang tidak mainstream tapi cukup membuat cerita terkesan tidak memiliki alur yang kuat. Selain itu lawan utama Robocop tidak sebanding dengan Robocop sendiri. Kesenjangan ini dikarenakan kecanggihan tubuh Robocop sendiri ketimbang si musuh yang hanya seorang manusia biasa.

Selain ide cerita dan kejahatan yang terkesan dipaksakan, film Robocop ini lebih menekankan scene drama. Drama yang dimaksud adalah transisi dari seorang manusia cacat Alex Murphy yang ditolong oleh Dr. Dennet Norton (Gary Oldman) menjadi sebuah mesin bernama Robocop. Kesan aksi yang dikesampingkan ditambah alur cerita yang kurang kuat membuat film blockbuster yang layak masuk box office ini menjadi lemah. Menjadi lemah karena menurut ane sendiri film ini hanya bisa ditonton sebagai hiburan saja tapi tidak termasuk film yang patut diacungi jempol.

Meski begitu, apresiasi patut disampaikan pada kecemerlangan grafis yang digunakan serta akting ciamik Gary Oldman. Untuk aktor utama, Joel Kinnaman sendiri memang aktingnya lumayan bagus akan tetapi dia butuh beberapa pengembangan untuk menjadi aktor besar Hollywood dan jalannya tentu saja masih panjang. Selain itu desain kostum Robocop malah terlihat seperti kostum Iron Man, I think this movie needs some more upgrading for the next sequel.


Plot★ ★ ☆ ☆ ☆
Akting★ ★ ★ ☆ ☆
Musik★ ★ ★ ☆ ☆
Grafis★ ★ ★ ★ ☆
Overall★ ★ ½ ☆ ☆   

Comments