Review Film : Transformers - Age Of Extinction [2014]

Liburan musim panas kali ini kita kehadiran blockbuster movie yang paling ditunggu-tunggu, TRANSFORMERS. Masih ingat kan installment terakhir Transformers : Dark Side Of The Moon yang hadir tiga tahun lalu? Pertarungan panas hadir di Chichago dan Optimus Prime berhasil memukul mundur Megatron beserta para Decepticon lainnya. Rupanya Transformers yang hadir tiga tahun lalu tersebut menjadi film terakhir Shia LaBeouf dalam membintangi megaproyek Autobot.


Usai peperangan antar alien robotik yang mampu bertransformasi dari alat transportasi (re: mobil dan pesawat) di Chicago, pemerintah dunia manusia pada akhirnya memutuskan untuk memburu alien yang dulunya menjadi sekutu mereka saat memerangi Decepticon, Autobots. Segala hal yang berbau Autobots diburu hingga titik darah penghabisan hingga di Bumi ini hanya tersisa kurang dari sepuluh Autobots, salah duanya adalah karakter utama installment Transformers yakni Bumble Bee dan Optimus Prime.

Berhentinya Shia LaBeouf dalam proyek Transformers ini membuatnya digantikan oleh bintang dari film Ted, Mark Wahlberg yang berperan sebagai Cade Yaeger. Cade Yaeger adalah seorang teknisi miskin dan kikuk yang memiliki seorang putri cantik jelita, Tess Yaeger (Nicola Peltz). Cade yang gemar mengumpulkan rongsokan untuk dibuatnya menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan uang tanpa sengaja menemukan truk bekas yang sebenarnya adalah karakter utama Autobots, Optimus Prime. Sejak saat itulah Cade memulai keterlibatannya dalam perang kedua antar alien robot ini.

Seribu pertanyaan mungkin saja muncul di benak penggemar Transformers, siapakah lawan Autobots kali ini? Jawabannya bukanlah Decepticon melainkan spesies lain dari planet Optimus Prime yang berkeinginan untuk memburu Autobots yang tersisa di muka Bumi ini. Film ini membuat kita percaya bahwa kita tidak sendirian di alam semesta ini.


Well, installment keempat Transformers bisa dibilang adalah reboot dari trilogi Transformers sebelumnya. Bukan sepenuhnya reboot karena basis cerita masih melanjutkan trilogi yang telah ada, akan tetapi cerita kembali ke awal dimana Cade menemukan Optimus Prime, serta bagaimana kisah antara Optimus Prime dan reinkarnasi Megatron akan berlanjut. Age Of Extinction bukanlah film penutup, justru dia adalah pembuka cerita untuk seri Transformers selanjutnya. Harapan besar di sini adalah hadirnya pemain yang sama bukan bongkar pasang seperti installment sebelumnya.

Ketegangan dan intensitas cerita disuguhkan rapi tak membosankan. Banyak adegan pertarungan dengan grafis mewah yang disuguhkan sebagai fokus cerita utama, film ini minim drama. Cade Yaeger juga digambarkan lebih tangguh daripada Sam Witwicky dan lebih berani melawan langsung alien robot. Apalagi kini tokoh utama tidak disibukkan dengan love interest melainkan hubungan Ayah-Anak yang membuat plot Transfomers menjadi semakin menarik sekaligus berbeda dari installment sebelumnya. Porsi, chemsitry dan akting para pemain juga merata dan cukup bagus. Soundtrack yang mengisi film juga semakin menguatkan adegan yang yang disorot. Dengan durasi cukup lama sekitar 2,5 jam membuat orang tidak akan kecewa antre panjang untuk mendapatkan tiket nonton film aksi fiksi ilmiah ini. Good job Michael Bay!


Plot★ ★ ★ ½  ☆
Akting★ ★ ★ ★ ☆
Musik★ ★ ★ ☆ ☆
Grafis★ ★ ★ ★ ☆
Overall★ ★ ★ ☆  ☆   

Comments