Magang Magang Magang!!

DISCLAIMER: Harap baca postingan ini sampai habis. Bukannya sombong atau apa, tapi penulis males banget nanggepin Whatsapp atau DM yang isi pertanyaannya seperti apa yang sudah penulis tuliskan di sini. Jadi plis banget baca dulu tulisan ini sampai habis. Kalau malas tinggal cari jawaban Ctrl+F.

Ketika telah menginjak Semester enam (di Universitas Negeri Malang, khususnya jurusan non-kependidikan) mulai lah siapkan draft proposal, anggota kelompok, dan tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL/KKN-A/Magang). Postingan berikut ini merupakan curhatan khusus yang memiliki manfaat bagi adik-adik atau mahasisa Universitas Negeri Malang yang akan menempuh 4 SKS wajib di semester pendek ini (baik dalam waktu dekat atau bertahun-tahun yang akan datang). Sebagai seorang senior yang baik, saya akan berbagi tips n trik mengenai pelaksanaan kegiatan yang kelihatannya seru tapi gak seseru yang dibayangkan.


Well, PKL/KKN-A atau Magang (lebih enak disebut Magang kali ya, biar familiar gitu) mulai menghangat ketika telah menginjak semester 5 atau mungkin semester 6 bagi mahasiswa yang woles-woles. Magang merupakan kegiatan pengganti KKN yakni bakti desa yang (wajib) bagi mahasiswa kependidikan. Karena KKN dianggap kurang berfaedah bagi mahasiswa, maka mahasiswa lebih cenderung memilih Magang untuk mendapatkan pengalaman serta ilmu nyata di Dunia Industri/Dunia Usaha. Kesalahan terbesar mahasiswa mengenai Magang adalah MAHASISWA AKAN DIMINTA SERIUS BEKERJA. Tidak salah sih sebenarnya, memang ada beberapa instansi/perusahaan yang meminta mahasiswa serius bekerja, namun ada pula yang tidak memberi mahasiswa pekerjaan apapun karena di mata mereka mahasiswa hanya Magang dan anak Magang hanya bisa disuruh-suruh (fotokopi, menjilid, bikin kopi dsb dsb). Oleh sebab itu, tentukan dahulu tujuan utama magang.

Tips 1. Pilih instansi yang benar-benar kredibel dan diperkirakan memiliki manfaat bagi mahasiswa.
Instansi yang kredibel itu seperti apa sih kak? Instansi kredibel adalah instansi yang telah memiliki imej baik di mata masyarakat serta memiliki nilai tambah pada kita ketika kita melaksanakan Magang di instansi tersebut. Contohnya? Instansi pemerintah. Sudah bukan hal yang tabu lagi apabila instansi pemerintah selalu dipandang kredibel oleh para mahasiswa. Namun yang perlu digarisbawahi adalah tidak semua instansi pemerintah memberikan manfaat bagi mahasiswa.

Tips 2. Mencari tahu lebih lanjut kondisi lapangan dan kultur instansi.
Sehubungan dengan akhir dari tips 1. Tidak semua instansi pemerintah memberikan manfaat bagi mahasiswa. Ada pula instansi swasta yang kurang kredibel akan tetapi memberikan begitu banyak manfaat dan ilmu bagi mahasiswa pelaku magang di masa mendatang lo. Oleh sebab itu, cari tahu lebih banyak mengenai instansi tujuan. Cari tahu lewat company profile mereka di website instansi, cari tahu pengalaman alumni magang-ers di instansi, cari tahu lewat senior yang telah melaksanakan magang di instansi, atau cari tahu lewat orang dalam yang mungkin dikenal (kalau yang ini sih tidak dilakukan penulis).

Setelah tujuan utama magang telah ditentukan, saatnya menemukan anggota kelompok magang. Dan tentu saja jangan hanya menentukan satu tujuan saja, lebih banyak tujuan lebih baik. Mengenai birokrasi kampus yang begini lah begitu lah, jangan dihiraukan. Maju terus pantang mundur, di mana ada keinginan di situ pasti ada jalan.

Tips 3. Pastikan anggota kelompok magang adalah orang-orang yang membuatmu nyaman,
Berada dalam satu lingkungan kerja dengan teman-teman dekat atau orang-orang yang membuat kita nyaman adalah kunci utama suasana kerja yang nyaman. Penulis tidak bermaksud untuk menginsepsi agar pembaca geng-geng an atau sejenisnya. Akan tetapi, bekerja dengan teman baik merupakan motivasi tersendiri ketika kita terjun dalam dunia yang benar-benar asing dan baru bukan? Sebisa mungkin hindari konflik internal dengan teman dekat (jadi curhat) karena suasana tidak kondusif juga mempengaruhi penilaian instansi akan kekompakan kelompok yang telah kita bentuk. 

Sekedar nasihat, ketika terjadi konflik internal lebih baik bongkar pasang anggota kelompok saja dan pastikan untuk membentuk kelompok yang benar-benar bersih dari gangguan internal. Mohon tahu diri saja bagi yang memicu masalah untuk segera mundur dan tahu malu sedikit terhadap orang yang telah membangun setelan magang dengan baik dan sempurna. Jangan sampai jadi orang yang sudah tidak ikut berjuang mengurusi magang, malah menjadi pemecah kelompok dan bikin ulah seenak jidat (akhirnya baper). Jangan ditiru ya adik-adik.

Tips 4. Usahakan permohonan magang dikirim maksimal 3 bulan sebelum jadwal Magang.
Kebanyakan instansi lebih suka menerima proposal permohonan Magang tiga bulan sebelum jadwal Magang dilaksanakan. 6 bulan lebih awal sangat baik sekali untuk kelangsungan kelancaran kegiatan Magang. Selain anti-mainstream dan hipster karena mengirim proposal lebih awal daripada teman-teman, kesempatan diterima di instansi pun lebih besar. Dan jangan takut untuk mengirim proposal ke instansi yang beyond reach atau diluar kemampuan. Asal ada kemauan, semua pasti bisa dilakukan. Untuk poin ini, pastikan selalu sabar menunggu balasan dari instansi. Balasan dari instansi sendiri dapat memakan waktu 1 minggu hingga 2 bulan oleh sebab itu sabar aja dulu. Jangan grusa-grusu, ketika kamu grusa-grusu maka kamu akan segera menyiapkan back up plan yang mana akan mempersulit dirimu sendiri. Ya untung kalau kesulitan dapat diatas bersama-sama anggota magang, lah kalau anggota magangmu bertingkah seenak jidat kayak ratu gimana?

Tips 5. Berbagilah tempat Magang.
Ketika kamu telah mengirim banyak proposal magang dan ternyata hampir semua instansi menerima permohonanmu, maka berbagilah tempat magang ke teman-teman woles kamu yang belum dapat tempat magang. Hehehehe

Segala persiapan magang telah kamu lakukan. Ketika permohonan kamu telah dikonfirmasi, kamu bisa bersantai dan menunggu hari H datang. Ketika magang ada beberapa tips pula yang perlu kamu ketahui.

Tips 6. Beradaptasi, berbaur akan tetapi tidak berlebihan.
Tentu saja aturan utama ketika berada di lingkungan baru adalah beradaptasi. Bergaul dengan pegawai instansi juga baik dan bisa mendongkrak keberuntunganmu untuk berada di instansi tersebut di masa mendatang. Akan tetapi tetap junjung tinggi norma berperilaku serta nama baik almamater. Dan usahakan pula untuk tidak terlalu berlebihan dalam bergaul seperti tidak terlalu terlibat secara personal dengan pegawai (cinlok barangkali) atau yang negatif adalah ikut bergosip mengenai keburukan pegawai instansi. Hal yang juga sebisa mungkin dihindari adalah tindakan menjilat, tidak menghargai pegawai dan aturan instansi, serta melakukan tindakan seenak jidatnya (tidak kompak, tidak berkomunikasi dengan anggota magang lain). Please, please jangan jadi orang yang maunya enak sendiri dan bikin aturan sendiri, kasihan teman-temanmu.

Tips 7. Jangan sungkan bertanya, jangan sungkan mencari pekerjaan.
Usahakan dengan maksimal agar hari-hari magangmu penuh dengan kesibukan. Bukan bermaksud menjilat staf, mintalah pekerjaan pada staf agar waktumu tidak terbuang sia-sia di instansi. Dari tugas-tugas yang mereka berikan, pasti akan ada manfaat baik secara langsung atau tidak langsung bagi diri sendiri. Tugas itu juga dapat menjadi pencerahan untuk tema laporan magang. Sesepele apapun pekerjaan yang diberikan, laksanakan dengan sepenuh hati dan teliti detail dari tugas yang diberikan.

Tips 8. Tips terakhir adalah mengenai pengerjaan laporan Magang.
Kerjakan jangan dipikirkan! Ketika kamu memikirkan laporan magang, tidak ada semangat dari dalam diri untuk segera mengerjakan laporan magang. Ketika mengerjakan laporan magang, ide dan pikiran akan meluncur dengan deras. Ada pembimbing instansi dan kampus yang selalu siap membantu, ayo kerjakan jangan dipikirkan!

Cerita Magang dari Penulis


Penulis sendiri telah melaksanakan kegiatan Magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang (KPwBI Malang) dan Otoritas Jasa Keuangan KR 3 Surabaya selama 1.5 bulan. Magang di dua instansi memang bukan perkara yang mudah, apalagi di dua instansi yang saling berkesinambungan. Beruntungnya, kedua instansi memiliki kultur serta kebiasan yang serupa sehingga penulis tidak perlu repot-repot untuk melakukan adaptasi lagi.

Adapun persyaratan mengajukan permohonan magang baik di KPwBI atau Kantor OJK adalah sebagai berikut:
  1. Proposal Permohonan Magang dilampiri dengan Surat Keterangan Permohonan Magang dari Kampus (download contoh proposal di sini) -- proposal BI dan OJK sama aja jadi jangan minta di-emailkan proposal BI/OJK ke penulis.
  2. Curriculum Vitae masing-masing anggota kelompok yang disertakan langsung
  3. KHS/Transkrip nilai anggota kelompok
UPDATE!!!
PENGAJUAN PERMOHONAN MAGANG KE OJK (OTORITAS JASA KEUANGAN)

UPDATE! INFORMASI WEB RESMI OJK MENGENAI PRAKTIK KERJA LAPANGAN KLIK DI SINI
Sementara itu apabila proposal magang diterima maka beberapa peraturan pelaksanaan kegiatan magang antara lain sebagai berikut (mungkin dapat berubah):
  1. Masuk pukul 07.10 (keterlambatan maksimal 5 menit sebelum jam kedatangan) pulang pukul 16.15 (di KPwBI diperbolehkan pulang tepat waktu, akan tetapi di Kantor OJK sebaiknya lebih lama).
  2. Mengenakan pakaian atasan putih, bawahan hitam (non jeans) dengan sepatu fantofel dan mengenakan almamater.
  3. Lama kegiatan Magang di KPwBI hanya 15 hari kerja, sementara di OJK 1 bulan (22 hari kerja).
  4. Terdapat pre-test dan kelas klasikal (pembekalan). Pre-test tidak bersifat gugur alias hanya untuk mendeteksi seberapa jauh pemahaman peserta magang terhadap instansi. Tidak mempengaruhi diterimanya permohonan magang atau tidak.
  5. Wajib membuat laporan bagi instansi terkait. Contoh laporan yang diminta BI dapat diunduh di sini, sementara laporan yang diminta OJK dapat diunduh di sini.
Magang di BI Malang (KPwBI) merupakan pengalaman yang berharga dan tak tertandingi. Pikiran penulis terbuka luas di sana. Ternyata dunia yang selama ini penulis geluti begitu berbeda dengan dunia kerja nyata di lingkungan BI. Apabila penulis hanya memikirkan mikro ekonomi (akuntansi) maka di BI penulis diminta untuk membuka mata lebar-lebar terhadap makro ekonomi (kebijakan moneter, inflasi, dsb dsb). Di sana penulis benar-benar mendapatkan ilmu mengenai perjuangan pemerintah untuk selalu menstabilkan nilai rupiah (dimana kita cuma bisa protes ketika dollar/harga naik tanpa tahu sebabnya). Di sana penulis lebih menghargai effort dan penilaian kebijakan yang diambil pemerintah untuk menjaga kestabilan ekonomi negara ini. Di sana pula penulis mendapatkan ilham bahwa hal yang terlalu kecil untuk dipelajari ternyata adalah hal yang paling signifikan bagi kehidupan. Artinya, mata kuliah yang paling minim dipelajari penulis di bangku kuliah justru memiliki peran yang sangat besar dalam dunia kerja. Memang tak ada kata terlambat atau bosan untuk selalu mempelajari ilmu baru.

Foto dengan Staf KPwBI Malang
Budaya di BI Malang sendiri begitu kondusif. Memang karakter staf berbeda-beda di masing-masing unit, akan tetapi staf tergolong respek dan menghargai keberadaan penulis beserta teman-teman yang melaksanakan kegiatan Magang di sana. Tidak seperti instansi pemerintah kebanyakan, pekerjaan yang dipercayakan pada penulis pun bukan pekerjaan sederhana dan tak bermanfaat. Justru dari pekerjaan itu, penulis mandapatkan ilham tema laporan magang dan ilmu-ilmu baru yang tidak didapatkan di kampus. Tidak berhenti di situ, tak hanya ilmu baru, teman baru, dan suasana baru penulis juga mendapatkan rejeki lebih dari cukup (lebih dari hari kerja yang dilakukan) Wkwkwkwk~

Teman Magang di KPwBI Malang
Sementara itu, berpindah ke KR 3 OJK Surabaya. Penulis diharuskan indekos dan pulang-pergi dari Malang ke Surabaya. Hal yang sangat baru bagi penulis dan dua orang teman penulis lain (Tryas dan Bagus) yang belum pernah sekalipun keluar dari zona nyaman kami di Malang. Hidup bersama dua orang laki-laki songong dan menyenangkan ini membuat penulis menghargai betul persahabatan kami. Hidup jauh dari orang tua dan susah payah mencari sesuap nasi membuat penulis menghargai betapa berharganya hidup bersama orang tua dengan sajian makanan yang melimpah ruah. Yah meski begitu, kondisi indekos kami juga kondusif dan menyenangkan pula. Alhamdulillah, Tuhan Maha Asyik, Tuhan Maha Baik~

Hampir serupa kultur, budaya, aturan serta penilaian di KR 3 OJK dengan KPwBI Malang. Hanya saja, dengan ukuran kantor yang lebih besar dan kapasitas pegawai lebih banyak serta usia pegawai yang lebih muda membuat suasana KR 3 OJK serasa lebih dingin dan membuat kami sibuk dalam pikiran kami masing-masing. Penulis di tempatkan di bagian yang cukup bergengsi, di bagian pengawasan Bank dan disupervisi langsung oleh pembimbing instansi. Tak jauh dari BI Malang, dengan kemauan serta usaha ilmu yang didapatkan juga tak lebih sedikit ketimbang yang didapatkan di BI Malang. Meski OJK memang linear dengan jurusan yang penulis tempuh, ternyata masih banyak hal yang belum penulis gali dari jurusan (keilmuan) penulis sendiri. Begitu banyak hal menarik di luar sana yang tengah menunggu untuk dieksplorasi. 


Sayangnya, kesempurnaan dan keindahan deskripsi kehidupan magang penulis tidaklah semulus wajah Zhang Yixing di MV Call Me Baby. Kembali pada tips 3 yang disajikan penulis di atas. Kesalahan penulis lah yang menyertakan gangguan internal menjadi duri dalam daging selama kegiatan Magang. Memang unit tugas kami berbeda, akan tetapi tentu saja ada kejanggalan yang tercipta ketika gangguan internal berada dalam suasana kondusif yang susah payah dibangun bukan? Oleh sebab itu, bersungguh-sungguh lah untuk menemukan setelah yang pas dalam pembentukan kelompok magang agar suasana kerja kondusif tetap terjaga. Akhirul kata, Semangat melaksanakan kegiatan Magang!!
 

Berhubung banyak banget yang bertanya mengenai proses dan pengajuan permohonan magang, oleh sebab itu Saya berkeinginan untuk menambahkan FAQ (Frequently Asked Question) dalam postingan ini. Semoga membantu ya :)

F.A.Q 
  1. Kirim proposalnya kemana kak? Boleh minta contoh proposal magangnya kak?
  2. Untuk OJK, silahkan kirim proposal ke alamat yang disebutkan oleh OJK di websitenya (KLIK DI SINI). Hal ini berlaku untuk pengajuan magang baik ke Kantor OJK pusat/Regional/Kota karena sistem pengajuan permohonan magang OJK dipusatkan di Jakarta. Sementara itu, bagi yang berminat magang di Bank Indonesia silahkan mengirim proposal ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia terdekat. Kalau memang ingin magang di pusat ya silahkan kirim proposal magang ke kantor pusat BI di Jakarta, kalau ingin di Kantor Perwakilan ya silahkan kirim KPw terdekat. Tolong budayakan membaca ya, saya sudah membagikan link download proposal magang di postingan ini jadi tinggal kalian teliti membaca atau tidak (kalau malas nyari tinggal Ctrl+F "proposal", nanti juga bakal ketemu). Ingat ya, kirimnya lewat Pos bukan e-mail. Meski tidak ada peraturan tertulis, tetap saja untuk meminta izin magang pada instansi tertentu membutuhkan surat berbentuk fisik. Jangan malas membaca dan berusaha.
  3. Dapat gaji atau engga?
  4. Di OJK dan BI kita mendapatkan uang pengganti makan dan transport yang jumlahnya lebih dari cukup. Tenang aja, jangan khawatirkan masalah ini. Yang penting kita kerja dengan baik dan benar serta mendapatkan pengalaman yang maksimal, masalah gaji atau uang saku adalah bonus.
  5. Dikasih pekerjaan atau engga?
  6. Sesuai dengan tips yang saya beri di atas, dapat atau tidaknya pekerjaan tergantung dari keinginan kita untuk menawarkan bantuan pada karyawan/staff. Kalau kita tidak proaktif ya kita akan menganggur, walhasil magang jadi sia-sia. Kalau kita mau menawarkan diri untuk meminta pekerjaan maka karyawan nanti akan merasa terbantu dengan keberadaan kita dan akan memberi kita pekerjaan. Pekerjaannya memang tidak terlalu berat atau melebihi ekspektasi akan tetapi mengerjakan sesuatu di lingkungan magang sudah menjadi nilai tambah bagi kita, mahasiswa magang, bukan begitu?
  7. Berapa lama terima kabar setelah mengajukan permohonan?
  8. Lamanya approval dari proposal magang memang tidak menentu, tergantung kebijakan kantor masing-masing. Akan tetapi biasanya permohonan akan ditanggapi maksimal dua bulan sejak tanggal pengiriman proposal. Yang penting bersabar, berdoa, berikhtiar. Jangan grusa-grusu dan seperti yang telah saya jelaskan pula, rencanakan dengan matang, mengirimkan proposal lebih awal akan memberi hasil yang lebih baik daripada mengirim proposal terlalu dekat dengan deadline.
  9. Sudah pasti diterima tidak?
  10. Selama kantor membutuhkan mahasiswa magang atau selama kebijakan bagi mahasiswa magang tetap dilaksanakan, kemungkinan diterima pastilah besar. Hanya saja ada kemungkinan pula permohonan magang tidak diterima karena kuota yang telah terpenuhi atau persyaratan permohonan magang tidak dilengkapi dengan baik. Jadi, baca dan pahami dengan betul syarat magang.
  11. Dulu kakak magang dimana?
  12. Saya dulu memiliki kesempatan magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang selama 15 hari dan Kantor Regional 3 Otoritas Jasa Keuangan Surabaya selama 1 bulan.
  13. Pembimbingnya siapa?
  14. Ketika Saya magang di BI, saya dan kelompok dibimbing oleh Mbak Ratna. Sementara ketika magang di OJK, kelompok kami dibimbing oleh Mbak Dian di bawah supervisi Pak Yan Iswara.
  15. Presentasi tugas akhirnya bagaimana?
  16. Presentasi tugas akhir bisa dibilang sebelas dua belas dengan sidang skripsi, baik suasananya atau tanggung jawabnya. Jadi pastikan karya yang diserahkan pada instansi haruslah baik dan memberi kebermanfaatn bagi instansi. Persiapkan diri sebaik-baiknya, anggap saja presentasi tugas akhir itu adalah latihan untuk sidang skripsi nantinya. Alokasi waktu untuk sidang kurang lebih 30 menit dan berhadapan langsung dengan manager divisi, jadi tipsnya adalah persiapkan semua dengan baik dan relaks aja.
  17. Dapat nilai berapa?
  18. Selama etos kerja baik, sikap dan attitude di instansi baik, dan kemampuan komunikasi serta kepekaan terhadap lingkungan baik maka nilai yang didapatkan juga baik. Baik atau buruknya nilai tergantung individu masing-masing. Yang penting tunjukkan saja kalau kalian adalah mahasiswa berintegritas, kredibel, dan profesional.
  19. Dulu kakak magang berkelompok? Berapa orang? Apa boleh magang hanya untuk mengisi liburan?
  20. Boleh banget magang berkelompok, minimal isinya 2 orang. Boleh juga magang tanpa harus menempuh mata kuliah magang terlebih dahulu. Mengenai perlakuan antara mahasiswa magang karena SKS dan karena keinginan sendiri sama saja. Sama-sama diberi tugas untuk membuat laporan di akhir masa magang dan sama-sama presentasi.
  21. Kak, meletakkan "TUJUAN DIVISI"-nya dimana ya?
  22. Kalian sudah cukup dewasa untuk mengira-ngira dimana sekiranya tujuan divisi ini diletakkan. Bisa di pendahuluan, di tujuan magang, atau apapun terserah. Dikira-kira sendiri aja.
  23. Apa bisa minta data ke OJK/BI?
  24. Yang dimaksud data seperti apa? Apakah data keuangan? Kalau iya, kemungkinan besar tidak akan diberikan karena hal tersebut terkait dengan rahasia perusahaan. Kalau data seperti kuesioner kan bisa dihimpun sendiri dari pegawai. Bisa juga observasi saat melakukan magang. Intinya, ketika kamu sudah menganggap dirimu dewasa seharusnya kamu bisa memilah mana yang bisa diambil mana yang tidak.
  25. Boleh minta kontaknya?
  26. Silahkan kontak saya melalui e-mail, LINE, atau WA (yang dapat dilihat di sini) akan tetapi lebih baik lagi bertanya lewat komen di bawah postingan ini :)

Comments

  1. boleh minta id kontaknya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan hubungi lewat twitter atau ask.fm ya

      Delete
  2. mksh udah share pengalaman dan tips"nya , sangat membantušŸ˜ƒ

    ReplyDelete
  3. kak untuk proposal magang ojk formatnya sama juga?
    magangnya harus kelompok y kak?

    ReplyDelete
  4. Untuk proposal magang OJK bagaimana? mohon dishare juga.
    makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama aja kok format proposalnya. Jadi bisa langsung didownload saja.

      Delete
  5. terima kasih atas share informasinya, sangat berguna sekali. saya ijin menggunakannya sebagai referensi saya ya mbak :)

    ReplyDelete
  6. Assalamu'alaikum. Sebelummya terima kasih atas sharingnya. Yg ingin saya tanyakan adalah, apakah utk program magang di OJK jakarta, thn 2016 ini dibuka kembali? Karena pernah bbrp hr lalu saya telepon ke nomor kantor OJK mrk tdk menerima mahasiswa magang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Senang sekali bisa membantu. Untuk mengenai masalah dibukanya magang atau tidak saya kurang tahu mas. Kalau mas telah menghubungi pihak OJK dan mereka menyatakan tidak menerima berarti memang tidak dibuka kegiatan magang.

      Delete
  7. Untuk kirim proposal dkk bisa via pos atau mesti langsung ke kantornya kak? Trims

    ReplyDelete
  8. Assalamu'alaikum, terimakasih sebelumnya atas infonya :)
    mbak, mau nanya misalkan kita mau magang di OJK surabaya< nah itu tetep ngajuin proposal ke pusat dulu ya mbak? terus dalam proposal itu kita cantumkan dimana kita ingin magang (misal OJK Surabaya), atau ditentukan dari pusat?
    terimakasih mbak ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terakhir kali info yang saya dapatkan adalah dengan merujuk ke Kantor OJK mana yang akan kita tuju mbak

      Delete
    2. permisi mbak saya ingin bertanya , kalau begitu berarti kota kantor OJK berdasarkan pusat atau bisa kita ajukan sendiri mbak ? dan kalau bisa kita ajukan sendiri bagaimana mbak caranya ? terimakasih

      Delete
    3. Bisa mengajukan sendiri dengan cara menulis Kantor Perwakilan yang dituju di proposal

      Delete
  9. Magang itu cuman buat yang nau skripsi aja atau boleh buat yang mau cari pengalaman kerja saja? Dan apabila boleh bagi mahasiswa yang blm ke arah skripsi tapi mau mencari pengalaman apakah syaratnya tetap sama dan adanya tgs laporan ke instansi tempat magang tersebut. Terima Kasih, mohon dijawab.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya terserah sih. Kalau ingin magang sehubungan dengan penelitian skripsi diperbolehkan, mengisi waktu luang juga diperbolehkan, begitu pula kalau mencari pengalaman kerja. Setahu saya apapun tujuannya tetap saja diminta laporan dan dipresentasikan pada instansi yang bersangkutan.

      Delete
  10. Magang itu cuman buat yang nau skripsi aja atau boleh buat yang mau cari pengalaman kerja saja? Dan apabila boleh bagi mahasiswa yang blm ke arah skripsi tapi mau mencari pengalaman apakah syaratnya tetap sama dan adanya tgs laporan ke instansi tempat magang tersebut. Terima Kasih, mohon dijawab.

    ReplyDelete
  11. Terima kasih infonya kak, sangat bermanfaat :)

    ReplyDelete
  12. Halo ka, aku ingin bertanya-tanya via email bisa ka? Kebetulan dalam waktu dekat ini aku akan apply magang di OJK Jakarta. Mohon dibalas ka. Terima kasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh silahkan kirim e-mail ke agistarully[at]ymail[dot]com ya

      Delete
    2. sent ya ka, mohon di cek email nya, thank you :))

      Delete
  13. assalamualikum kak, saya ingin bertanya tanya via email kak,boleh minta alamatnya? saat ini saya mau apply magang di ojk solo, terimakasih :)

    ReplyDelete
  14. mba nanti sya mau tanya2 mengenai magang di ojk.
    pengalamannya sangat membantu dan bagus sekali semoga saya bisa seperti mba :)
    sukses terus ya mba..

    ReplyDelete
  15. Assalamualaikum mbk Agista, saya yuliani adik tingkatnya mbak di UM angkatan 2014, terimakasih sekali atas postingan yang sangat bermanfaat ini, saya menjadi termotivasi untuk seperti mbak Agista, maaf mbak kalau saya mau tanya2 boleh via email'nya mbk Agista yg agistarully@ymail.com?

    ReplyDelete
  16. Assalamualiakum mbak Agista, saya yuliani adik tingkat mbk Agista angakatan 2014, terimakasih banyak atas informasi yang sangat bermanfaat ini mbak, saya jadi termotivasi seperti mbak.. :)maaf mbak kalau mau tanya2 lewat email bisa mbak? yang agistarully@ymail.com, makasih mbk Agista... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa benar, silahkan tanya-tanya lewat email aja ya

      Delete
  17. Assalamualaikum mbk agista, sudah saya kirim ke email'nya mbk gista pertanyaan saya, terimakasih atas waktu yg mbak berikan.. :)

    ReplyDelete
  18. Mbak mau tny, utk magang di OJK setiap kelompoknya dibedakan atas bidang" tertentu gak ? Dan dapat sertifikat juga gak klo magang disana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dibedakan, biasanya nanti dipetakan sendiri oleh OJK. Bukan sertifikat sih yang didapat tapi surat keterangan magang

      Delete
  19. kak kalo ngajuin magang misalnya diminta bikin cv, terus di cv dicantumin sertivikat yg diisi kira2 ntar sertifikatnya harus diserahin ke perusahaan ngga ya?
    maksudnya aku ada sertifikat tapi lupa ditaruh mana, lebih baik dicantumin di cv atau engga ya?

    ReplyDelete
  20. Assalamualaikum kak. Mau tanya klo tempat magang itu sbisa mungkin kan sejalur dg jurusannya. Brhubung saya jurusannya agribisnis, apa masih sejalur kak klo magangnya di OJK? Soalnya di OJK notabene dr mahasiswa FE. Makasih

    ReplyDelete
  21. Assalamualaikum kak. Mohon ijin bertanya kak, di website tertera kalau memiliki transkip nilai yang baik, nilai yang baik itu contohnya seperti apa ya kak? Apa tidak boleh ada nilai C di khs atau bagaimana? Saya domisili di jakarta dan kuliah jurusan hukum. Terimakasih:)

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)