Contoh Essay LPDP "Kontribusiku Bagi Indonesia"

via Inajogjabantul.blogspot.com
Karena banyak yang bertanya mengenai essay Kontribusiku Untuk Indonesia dan Sukses Terbesar dalam Hidupku sebagai persyaratan administrasi LPDP, maka saya ingin membagikan sedikit tips dan contoh essay bagi teman-teman sekalian.

Kebanyakan dari calon pendaftar beasiswa mengeluhkan ketidakmampuan mereka menulis, padahal semua orang sebetulnya bisa menulis. Namun ada orang yang bisa menulis dengan urutan yang bagus ada yang masih perlu belajar mengenai hal itu. Kalau sudah bertekad untuk mendapatkan beasiswa LPDP tentu dibutuhkan usaha untuk belajar memperbaiki hal tersebut bukan? Selain mengeluhkan ketidakmampuan untuk menulis, para calon pendaftar kadang-kadang sudah ciut duluan dengan minimnya kontribusi terhadap negara (saya juga lo). Dulunya saya juga berpikir bahwa saya tidak pernah berkontribusi signifikan terhadap bangsa namun kalau diingat-ingat lagi, buang sampah pada tempatnya juga termasuk kontribusi kan? Kecil tidak apa-apa yang penting dilakukan secara kontinu atau istiqomah. Jadi, jangan takut yang penting kita mau mencoba dan berusaha.

Sebetulnya kedua essay ini bersifat begitu pribadi, yakni apa yang ditulis disesuaikan dengan impian, visi, dan pencapaian Saudara. Sayangnya ada orang-orang yang telah terbiasa menulis dan ada orang yang belum terbiasa menulis. Mungkin bagi orang yang terbiasa menulis, menulis essay ini terasa mudah. Sebelumnya, untuk bisa menulis prinsip yang harus dipegang teguh adalah kegemaran membaca. Dengan membaca, kita menjadi lebih mengerti bagaimana sih kaidah menulis yang benar, menarik, dan tepat sasaran. Nah, bagi yang belum terbiasa menulis berikut adalah kerangka penulisan essay "Kontribusiku Untuk Indonesia" yang mungkin membantu:
  1. Latar belakang, di bagian pertama daripada bertele-tele mengenai pembukaan essay yang baik. Lebih langsung to the point pada latar belakang pengambilan studi. Dalam latar belakang ini, reasons perlu dilengkapi dengan fenomena atau fakta terkini juga permasalahan yang sedang dan akan dihadapi oleh Indonesia, seberapa urgent masalah itu. Cara mendapatkannya? Ya Saudara harus lebih banyak membaca terlebih dahulu.
  2. How to, jadi di bagian paragraf ini jelaskan bagaimana sih cara menanggulangi masalah dan alasan yang telah disebutkan dalam latar belakang. Tanpa harus berkata besar, akan lebih baik jika penanggulangan masalah dimulai dari hal yang paling dan paling dekat. Bisa dari pencapaian di organisasi atau lingkungan sehari-hari.
  3. Experience, di paragraf-paragraf selanjutnya bisa dituliskan pengalaman apa saja sih yang linear dan berkaitan dengan permasalahan yang dijelaskan dalam paragraf sebelumnya? Kamu bisa menyebutkan pengalaman kerja kamu atau solusi yang pernah kamu tawarkan untuk masalah serupa. Apa saja yang telah kamu hasilkan? Seberapa signifikan hasil kerjamu itu untuk organisasi/workplace kamu?
  4. Cita-cita, berangkat dari pengalaman-pengalaman hidupmu dan masalah yang telah kamu hadapi dan selesaikan kamu bisa memulai menuliskan cita-cita kamu. Jadi, jika kamu diberikan permasalahan seperti yang telah kamu state di latar belakang, apa yang ingin kamu lakukan? jelaskan secara spesifik visimu, kamu ingin menjadi dosen, praktisi, peneliti? jelaskan visimu dengan clear, riil, dan tidak bertele-tele namun tepat sasaran. Tak perlu mencari sesuatu yang besar atau tidak riil untuk kamu lakukan, yang paling penting adalah kemauan untuk mengubah bangsa minimal dimulai dari daerahmu sendiri.
  5. Back Up plan, sebagai penutup kamu boleh menuliskan ini atau tidak meski saya sangat menyarankan untuk menuliskannya. Kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi di masa depan bukan? Sangat bagus bila kita menambahkan back up plan kalau misalnya saja cita-cita kita tidak terwujud. Dan lagi, dalam penulisan back up plan ini kita harus menjelaskan dengan jelas apa yang akan kita lakukan nanti. Spesifik, riil, dan jelas.
Lalu jangan lupa untuk mendiamkan dulu essaymu selama beberapa hari untuk memeriksanya kembali. Kamu juga bisa meminta bantuan temanmu untuk memberi masukan pada essay yang telah kamu buat karena seringkali kita butuh opini orang lain untuk menilai kekurangan kita.

Berikut merupakan contoh essay yang penulis kirimkan untuk seleksi administrasi LPDP Batch 3 2016:
Kontribusiku bagi Indonesia
(Agista Rully Saraswati)

Kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/instansi/profesi komunitas saya
Mengingat rendahnya minat masyarakat Indonesia untuk melakukan investasi jangka panjang seperti asuransi, reksa dana, penanaman dana dalam bentuk saham maupun obligasi serta kurangnya kesadaran untuk mengelola keuangan dengan baik, penulis ingin berkontribusi di bidang financial literation. Financial literation sendiri dapat dilakukan melalui instansi pemerintah yang memiliki otonomi penuh atas lembaga keuangan di Indonesia, seperti Otoritas Jasa Keuangan atau swadaya seperti usaha jasa konsultan keuangan. Oleh sebab itu, penulis secara riil memiliki tujuan untuk bergabung dengan instansi pemerintah Otoritas Jasa Keuangan.
Dalam mewujudkan kontribusi untuk memberikan pendidikan dan informasi mengenai pentingnya pengelolaan dana, penulis telah sempat berkontribusi dengan cara terlibat langsung dalam instansi tujuan tersebut yakni dengan melakukan kegiatan magang. Adapun dari kegiatan magang tersebut, secara tidak langsung penulis telah mengedukasi masyarakat (khususnya mahasiswa) dengan berbagi pengalaman magang di Otoritas Jasa Keuangan melalui postingan blog penulis. Tak hanya itu, dalam kegiatan magang sendiri terdapat salah satu program kerja yang menuntut penulis bersama rekan penulis lain untuk menyampaikan informasi pentingnya pengelolaan dana lewat sosialisasi kunjungan mahasiswa dan pengaduan konsumen.
Penulis juga menghasilkan karya tulis mengenai perbaikan sistem kerja instansi ketika melakukan kegiatan magang, tak hanya di Otoritas Jasa Keuangan namun juga di Bank Indonesia. Berkat ilmu dan pengalaman yang didapatkan dari instansi pemerintah, penulis menyadari bahwa masyarakat Indonesia memang perlu didorong untuk dapat mengelola sumber dana yang mereka dapatkan dengan baik. Pengelolaan dana yang baik akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sendri. Contohnya pemanfaatan gerakan non-tunai dalam aktivitas perbankan, manfaat gerakan non-tunai ini akan meningkatkan perputaran dana di bank dan akun pengguna (khususnya pengusaha) sehingga kegiatan produksi akan berjalan lebih lancar dan roda ekonomi berputar lebih cepat serta efisien. Contoh lainnya adalah penyimpanan investasi dalam bentuk asuransi atau reksa dana yang bermanfaat jangka panjang bagi nasabah dan juga lembaga keuangan sendiri. Tak hanya perlunya melakukan pengelolaan dana dengan baik, diperlukan pula edukasi mengenai produk keuangan dengan baik terhadap masyarakat untuk mengurangi tingkat fraud serta kerugian baik yang dialami, masyarakat (nasabah), lembaga keuangan, maupun pemerintah.
Oleh sebab itu di masa mendatang, selain menjadi staff instansi Otoritas Jasa Keuangan atau Bank Indonesia penulis berharap dapat menghasilkan karya ilmiah (penelitian) yang bermanfaat bagi pembentukan regulasi untuk mengelola situasi pasar modal di Indonesia agar tercipta pasar yang kondusif. Adapun kontribusi yang telah penulis lakukan untuk menciptakan kondisi kondusif ini terdapat dalam karya ilmiah berupa skripsi yang mengkaji langsung perilaku investor di Indonesia dan dampaknya dalam pemilihan portofolio dan investasi.
Kalaupun memang nantinya takdir penulis tak berjalan sesuai dengan apa yang penulis harapkan yakni tidak menjadi staff Otoritas Jasa Keuangan bagian pengawasan pasar modal. Penulis ingin melanjutkan visi penulis menjadi educator pengelolaan keuangan dengan cara bergabung lewat perusahaan konsultasi keuangan terlebih dahulu. Setelah mendapatkan pengalaman dan modal yang cukup maka penulis akan membuka perusahaan konsultasi keuangan sendiri yang membantu dan mengedukasi siapapun yang ingin berkonsultasi keuangan. Visi ini sedang dalam masa pematangan konsep, penulis nantinya akan bekerja sama dengan rekan penulis yang juga memiliki visi untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan dana masyarakat Indonesia demi tumbuhnya perekonomian Indonesia baik mikro atau makro. Dengan melanjutkan studi di luar negeri, penulis juga berharap agar jaringan cendekiawan Indonesia, khususnya di bidang financial management and literation, akan berkembang. Baik dalam bentuk kemudahan akses informasi atas penelitian dari negara lain atau perkembangan IPTEK dengan menjalin kerjasama dengan negara tujuan penulis nantinya.
Sekali lagi, jangan enggan untuk membaca ya karena dalam postingan blog yang sangat membantu (klik di sini) ini, masih banyak pembaca yang enggan membaca postingan blog. Saya tidak ingin pembaca blog saya melakukan hal serupa. Karena kami blogger juga berbagi ilmu dengan gratis loo, Saudara tinggal membaca saja tidak susah kan?

Sementara itu untuk essay "Sukses Terbesar dalam Hidupku", dapat kalian tuliskan sesuai dengan kesuksesan-kesuksesan yang pernah kalian alami. Entah itu besar atau kecil karena tolak ukur kesuksesan seseorang berbeda-beda. Tak perlu malu menyebutkannya, yang penting kalian bisa menyampaikannya dengan baik kepada reviewer.

Masih ditulis di Malang, mengisi kekosongan waktu.

Comments

  1. Terimakasih sudah berbagi, artikelnya sangat berguna bagi saya :D
    ingin belajar online silahkan kunjungi revorma.com

    ReplyDelete
  2. Terimakasih atas postingannya kak..
    saya mau bertanya, apa kalau apply beasiswa S2 ke luar negeri essaynya harus berbahasa Inggris? atau boleh berbahasa Indonesia? Kemudian gimana dengan wawancara dan LGDnya juga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran aja sih, mending pakai bahasa Inggris. Wawancara sama LGD kalau tujuan LN pakai Bahasa Inggris

      Delete
  3. Terimakasih sudah berbagi teh. Saya mau bertanya, maaf kalau lancang, apa dengan essay tersebut teteh lolos dalam tahap seleksi administrasi LPDP? Terimakasih teh. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya dengan essay yang ini saya bahkan bisa lolos seleksi wawancara juga.

      Delete
  4. assalamualaikum...terimakasih ilmunya...semoga saya juga bisa mengikuti jejak mba ya...yang mau saya tanyakan,untuk essai ini langsung to the point aja kan?maksudnya ga perlu kata pengantar, daftar isi dll...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Engga perlu kok kan bikin essay bukan bikin makalah hahaha

      Delete
  5. big thanks kak.....
    tulisan kakak sangat bermanfaat buat saya...
    maaf saya mau tanya kak tapi tidak berkenaan dengan essay..
    berharap kakak bisa membantu saya... gini kak seandainya kita sudah dapat LOA Unconditional uni. dalam negeri apa masih dibutuhkan sertifikat TOEFL.. soalnya jujur kelemahan saya di situ (TOEFL)... terimakasiii kak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau peraturan dulu masih bisa kok yang penting dapat LoA Uncond tapi kalau yang sekarang kurang tahu ya apa masih bisa atau tidak. Cek aja di web LPDP

      Delete
  6. Terima kasih Mba, menginspirasi sekali. Kalau essay rencana studinya ada mba? kalau boleh dikirim ke email fadilahanggi@gmail.com. Terima kasih sebelumnya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rencana studi saya kurang lebih seperti yang dijelaskan Tasya di VLOGnya

      Delete
  7. perlu bikin judulnya atau gak kakak?

    ReplyDelete
  8. Terimakasih ya tas infonya,,,
    oia dalam penulisan essaynya Apa perlu kita dikaitkan dengan bidang ilmu yang ingin kita ambil...? soalnya ane liat contoh essay yang agista buat, lebih menjurus ke keuangan gtu,,,hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada baiknya memang essay ditulis sesuai alias linear dengan bidang ilmu yang ingin diambil. Kalau toh memang tidak berminat untuk meneruskan, alangkah lebih baik diberi penjelasan yang logis dan masuk akal sehingga dapat diterima reviewer :)

      Delete
  9. Salam... Kak, kalo untuk LGD sama wawancara buat universitas dalam negeri pake bahasa inggris juga? Makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu aku sih engga tapi engga tahu dengan kebijakan sekarang. Lebih baik prepare aja pakai bahasa Inggris.

      Delete
  10. Salam... Kak, kalo untuk LGD sama wawancara buat universitas dalam negeri pake bahasa inggris juga? Makasih :)

    ReplyDelete
  11. Salam kenal mbak, terima kasih sharing'e. Sangat membantu.. keep inspiring..

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)