Review Film: Fast and Furious 8 [2017]


What a nice friday! Yay! Jadi, Jumat ini adalah long weekend. Hari ini merupakan hari libur karena perayaan Paskah dan tentu saja Sabtu dan Minggu juga libur jadi berbahagialah para pekerja. Tidak denganku. Ketika orang lain long holiday, aku malah bekerja di hari libur. Iya, aku engga libur karena harus piket hari ini, Sabtu masuk seperti biasa, dan Minggu piket lagi. Super kan?

Tapi beruntung cuma piket aja kok bukan full masuk kerja. Jadi aku masih punya waktu untuk jalan-jalan sendiri. Iya, sendiri karena gebetan gak mungkin mau diajak jalan hahahahaha (iya ini kode buat kamu loh mas). Sebenernya alasan aja sih, karena memang Rabu kemarin sudah berencana nonton Fast and Furious 8 setelah ngangkatin review temen di kanal berita. Hanya saja waktu itu sudah kehabisan tiket jadi aku beli tiket untuk hari ini. Berhubung masih sempat juga kan?

Well, daripada berpanjang-panjang mukaddimah mari lebih baik langsung cuss ke review filmnya. Aku tahu bahwa kalian juga pasti tidak ingin tahu sedikitpun tentang latar belakang aku nonton Fast & Furious 8 ini.


Fokus ke tiket Fast and Furious, abaikan Kwetiauw-nya

Seperti yang telah diketahui dari trailer, Dominic Toretto (Vin Diesel) berbalik mengkhianati teman-temannya karena hasutan seorang wanita Chiper (Charlize Theron). Sempat kaget juga kan, kenapa sih Family Man macam Dominic Toretto dengan tega meninggalkan keluarganya dan malah jadi musuh? Awalnya aku sempat mengira kalau Dom ini dicuci otak atau hilang ingatan seperti Letty (Michelle Rodriguez) di serial keenam, well ternyata dugaanku salah.

Para penggemar franchise balap dan kebut-kebutan ini pasti tahu deh apa alasan yang membuat Dom jadi sejahat itu. Kalau bukan karena keluarga karena apa lagi kan? Yah, setidaknya itulah sedikit bocoran untuk franchise dengan subtitle The Fate of the Furious ini. Meski sebetulnya premisnya sederhana banget (dan cenderung drama btw), uniknya film ini malah menyuguhkan banyak plot twist!

Kemunculan Deckard Shaw (Jason Statham), Owen Shaw (Luke Evans), dan beberapa tokoh yang disinggung lain dalam film ini membuat jalinan waralaba yang dirilis sejak awal 2000-an ini semakin jelas. Dan yang bikin film ini lebih enjoyable lagi adalah banyaknya porsi joke yang diselipkan. Jadi film ini tidak melulu serius atau terlalu memeras otak. Cuma ya sepertinya film ini agak sedikit dipanjang-panjangkan. Bahkan denger-denger nih bakal dibikin Fast & Furious 9 dan 10! Wah engga kurang gila apalagi tuh?

Dilihat dari jajaran castnya, The Fate of The Furious menyuguhkan karakter yang lebih segar. Para penjahat di seri sebelumnya juga 'dibersihkan' namanya. Belum lagi ada tokoh baru (yang aku ramalkan) bakal jadi the next Brian O'Connor yakni Clint Eastwood. Gantengnya dapat sih tapi belum bisa gantiin peran sentral Paul Walker, kendati pun dia sepertinya bakal pemain kunci selanjutnya di kru Dominic Toretto.

Dan speaking of CGI, musik, dan adegan action, The Fate of The Furious gak mau kalah dengan serial sebelumnya. Masih tetap garang dan masih tetap 'mengorbankan' banyak mobil mewah. Apalagi musuh kali ini lebih besar, bertarung dengan tank sudah, dengan helikopter sudah, dengan pesawat sudah, nah kali ini ada zombie car dan KAPAL SELAM! Mungkin di Fast and Furious selanjutnya bakal melawan pesawat luar angkasa kali ya?

Jadi ya dibilang nyesel nonton itu engga karena Fast and Furious 8 ini memang menyuguhkan plot yang cenderung asyik untuk diikuti dan cukup banyak plot twist sebetulnya (meski itupun sudah bisa aku tebak haha). Dan tetap saja adegan kebut-kebutannya gak bisa dengan mudah untuk dilewatkan. Jadi tunggu apalagi, segera beli tiket dan tonton film ini di bioskop terdekat!

Plot★ ★ ★ ½
Akting★ ★ ★ ½ 
Musik★ ★ ★ ★  ☆
Grafis★ ★ ★ ★ 
Overall★ ★ ★ ½  ☆    

Comments

  1. Mbak kok d fast furious sebelumnya yg bakal melawan pesawat luar ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you for visiting my blog, kindly leave your comment below :)